Siantar-Intainews.com : Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Pematangsiantar formasi tahun 2019 dipastikan tanpa dipungut biaya dan bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Hal itu disampaikan Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM saat membuka secara resmi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS formasi tahun 2019 di Siantar Hotel Pematangsiantar, Jumat (21/2/2020).

“Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD ini adalah transparan tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” kata Hefriansyah.

Atas nama pribadi dan sebagai Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang tulus atas terselenggaranya SKD CPNS formasi tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar.

“Selamat mengikuti ujian kepada para peserta dan selamat datang kepada tim BKN Kantor Regional VI pada seleksi CPNS di Kota Pematangsiantar,” ucapnya.

Hefriansyah merasa perlu menyampaikan, berdasarkan ketentuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, pengadaan seleksi CPNS formasi tahun 2019 ini mengedepankan prinsip transparansi. Tidak dipungut biaya serta bebas KKN.

“Saya juga mengimbau agar seluruh masyarakat, khususnya para peserta ujian, tidak perlu percaya terhadap oknum-oknum tertentu, baik yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Pematangsiantar, pejabat, maupun pihak lain yang menjanjikan kelulusan menjadi CPNS Kota Pematangsiantar formasi 2019 dengan imbalan tertentu,” tegas Hefriansyah.

Penegasan lainnya disampaikan Hefriansyah, bahwa yang akan diterima menjadi PNS Pemerintah Kota Pematangsiantar formasi tahun 2019 merupakan peserta terbaik dari hasil seleksi administrasi, SKD, dan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pematangsiantar Heryanto Siddik SSTP dalam laporannya menerangkan, seleksi SKD CPNS formasi tahun 2019 berlangsung selama tiga hari, 21-23 Februari 2020. Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 3.280 orang.

Sedangkan formasi yang dibutuhkan yakni untuk formasi umum tenaga pendidik 30 orang, tenaga kesehatan 27 orang, tenaga teknis 30 orang, formasi disabilitas 2 orang, dan cumlaude 1 orang.

“Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan APBD pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Pematangsiantar tahun anggaran 2020. Tujuannya, menghasilkan Calon Pegawai Negeri Sipil yang memiliki integritas, profesional, netral, dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat,” terangnya.

Pembukaan seleksi CPNS dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Medan dan rombongan, Staf Ahli, Asisten Sekretariat Daerah, dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar, panitia seleksi, dan para peserta SKD.Inc-Ami.