Ikhwan Ritonga & Dr Dadang Hartanto

Medan-Intainews.com:Politisi P Gerindra H Ikhwan Ritonga SE MM mengapresiasi intensitas patroli yang tinggi oleh jajaran Polrestabes, sehingga pelaku begal dan jambret banyak yang sudah ‘disikat’. Masyarakat Medan sekitarnya jadi merasa nyaman sejak Polrestabes Medan dipimpin Kombes Dadang.

Namun lanjut Wakil Ketua DPRD Medan H Ikhwan Ritonga SE MM, Polrestabes masih punya banyak pekerjaan rumah [PR] antaralain peredaran narkoba. Di Medan peredarannya di daerah-daerah kumuh, pinggiran dan daerah aliran sungai yang ekonomi masyarakatnya menengah ke bawah.

Meski Sibuk ‘Sikat’ Begal dan Jambret, namun Kombes Dadang masih sempatkan mendekati Masyarakat. Tidak luput, Ikhwan Ritonga mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto. Meski Sibuk ‘Sikat’ Begal dan Jambret, namun Kombes Dadang masih sempatkan mendekati Masyarakat. Kapolrestabes seorang pemimpin pekerja keras.

“Di tengah kesibukan mejaga Kamtibmas, dia menyempatkan diri melakukan pendekatan berbaur dengan masyarakat lewat shalat subuh, bahkan pada kegiatan agama lainpun Kombes Dadang menyempatkan diri hadir,” kata Ikhwan Ritonga kepada wartawan, Senin 8 Juli 2019 di ruang kerjanya.

Masyarakat Harus Berperan

Tetapi, persoalan narkoba perlu menjadi perhatian khusus. Faktor ekonomi, ungkap Ikhwan, selalu dialaskan kenapa anak-anak pinggiran mau jadi pengedar narkoba hingga akhirnya pengguna. Karena, gembong narkoba tetap menjaga kelanggengan konsumen dengan cara melakukan regenerasi agar pasar narkoba makin meningkat.

“Biasanya basis peredaran narkoba punya lokasi bersembunyi seperti semak belukar, ladang pisang atau sungai. Agar ketika digerebek ada tempat stategis untuk melarikan diri,” kata Ikhwan.

Untuk itu kata Ikhwan, DPRD terus mendorong Polrestabes memberantas peredaran narkoba secara perlahan tapi berkesinambungan. Ia yakin, di HUT ke 73 tahun ini, Polri makin profesional menangani kasus narkoba meski pengedar dan bandarnya selalu mengubah modus operandinya.

“Narkoba sudah menjadi keresahan masyarakat, karena setiap lingkungan menjadi incaran gembong narkoba mencari pasar. Namun jika masyarakat ikut berperan memutus rantai peredaran narkoba. Jika seluruh keluarga dan lingkungan sudah dibentengi maka rantai itu insya Allah bisa putus. *Inc-03