Sidimpuan-Intainews.com:Saksi Partai Golkar didampingi Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar, Hendri Pinayungan, bersama saksi Partai Hanura Kota Padangsidimpuan melaporkan PPK Sidimpuan Tenggara ke Bawaslu.

Menurut Hendri, banyak temuan kejadian khusus dugaan pelanggaran pemilu di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara saat pencoblosan 17 April lalu.

Temuan kejadian khusus dugaan pelanggaran pemilu tersebut mereka lontarkan pada saat perhitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Namun PPK Padangsidimpuan Tenggara, dikatakannya, enggan menindaklanjuti pengaduan tersebut.

“Saat rapat pleno terbuka, rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan penetapan hasil Pemilu 2019 tingkat Kota Padangsidimpuan di Hotel Sitamiang kemarin, kami juga melontarkan temuan dugaan pelanggaran pemilu tersebut,” katanya.

Tapi di situ, ungkap Pinayungan, PPK Sidimpuan Tenggara membantah.” Tidak ada temuan khusus, semua berjalan lancar,” jelas Siti Alawiyah saksi Partai Golkar, kepada wartawan, Jumat 10 Mei 2019.

Menurut Siti, temuan kejadian khusus dugaan pelanggaran pemilu itu, bukan dari pihak mereka saja Partai Golkar yang menyuarakannya pada saat perhitungan suara di tingkat PPK, partai-partai lainpun ikut menyuarakannya, tapi PPK Padangsidimpuan Tenggara tidak menggubrisnya.

Beberapa dugaan pelanggaran pemilu yang ditemukan pada 17 April tersebut di beberapa TPS di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Di antaranya, ujar Hendri Pinayungan, dugaan mobilisasi massa, dugaan penggelembungan suara di TPS 10 Kelurahan Sihitang, dugaan penyalahgunaan KTP.

“Selain ke PPK juga kita adukan dugaan-dugaan tersebut ke badan pengawas pemilu (Bawaslu),” jelas Hendri. Sebaiknya, ungkapnya, laporan tersebut ditindaklanjuti Bawaslu demi terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Sementara Koordinator Divisi Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Padangsidimpuan, Rahmat Aziz Hasiholan Simamora menyebutkan, Bawaslu akan mengkaji terlebih dahulu laporan dari saksi Partai Golkar dan saksi dari Hanura tersebut. *Inc-16-19