Lucinta Luna

Jika anda ketik nama Lucinta Luna dan klik di Mbah Google melalui alat komunikasi yang selalu berada di tangan anda, maka akan tampil banyak sekali berita yang muncul dan dapat dibaca tentang siapa itu Lucinta Luna.

Yang terbaru dia sedang berurusan dengan polisi karena tersandung narkoba. Dari berita itu saja segudang cerita muncul serta disiarkan. Sepintas banyak hal yang katanya menarik dari berbagai versi berita yang diunggah ke media, sampai masalah yang nyerempet unsur pribadi.

Bagi masyarakat pembaca atau penonton layar kaca, pemberitaan sosok publik figur tersebut terbilang menarik dan apalagi bagi penggila gosip jangan sampai ketinggalan.

Tetapi jangan salah, di balik itu semua banyak hikmah yang bisa diambil dari kasus tersebut. Ternyata ada sisi positif terutamabagi para orang tua, diantaranya soal penanaman cinta dan kasih sayang terhadap keluarga sangatlah besar. Unsur positif yang ditularkan menjadi pondasi terutama di bidang keagamaan.

Jika diambil makna tentang kehidupan pribadi Sososk Lucinta Luna adalah anak yatim, dia tidak mendapatkan kasih sayang dan pengarahan maksimal dari sang ayah. Mungkin itu salahsatu pendorong sang Luna menjadi seperti itu.

Dikutip dari Wikipedia, Lucinta Luna adalah seorang penari dan penyanyi transgender. Ia lahir dengan nama Muhammad Fatah. Ayahnya meninggal saat ia masih SD. Ia pernah ikut serta dalam acara Be A Man dengan nama Cleo Vitri dan kemudian membentuk Duo Bunga bersama dengan Ratna Pandita yang mempopulerkan Goyang Kembang.

Lahir di Jakarta, 16 Juni 1989, merupakan seorang anak ke-8 dari 9 bersaudara. Ia mengenyam pendidikan dibangku SMK NEGRI 4 Jakarta mengambil kejuruan di bidang teknik mesin, namun Lucinta mengakuinya sendiri bahwa ia putus sekolah.

Pernah menikah dengan seorang pria bernama Bigham asal Filipina, tetapi langsung cerai tidak lama kemudian. Saat ini Lucinta diketahui sedang menjalin hubungan dengan seorang pengusaha wanita berparas laki-laki bernama Abash yang dikabarkan memiliki nama asli Dian Jikun atau Esther. Mereka berdua kemudian bertunangan pada 2019.

Buat penulis pribadi, sosok Lucinta Luna merupakan pribadi yang tangguh. Dengan perjuangannya dia bisa menjadi sosok seperti sekarang, yang mampu memberdayakan dirinya untuk bisa berbuat sesuatu dan tidak menggantungkan hidup kepada orang lain, bahkan bisa memberi keuntungan walau secara tidak langsung kepada banyak pihak, seperti para kuli tinta melalui pemberitaan.

Walau ada sedikit kesalahan atau mungkin kesilapan yang dilakukannya untuk meraih kesuksesan tersebut. Tetapi jangan salah, itu yang harus menjadi filter bagi para orang tua, terutama bagi kaum muda para millenial, dalam rangka memberdayakan diri untuk menjadi yang terbaik. Tetap semangat. – PaKar –