Medan-Intainews.com | Sosialisasi dan Evaluasi guna terwujudnya Medan bersih dan bebas sampah terus dilakukan Tim Pembinaan Karakter dan Budaya Bersih Pemerintah Kota Medan. Kehadiran Tim ketika mengunjungi SMP Negeri 10 Medan, Kamis (28/11) di Jalan Jamin Ginting, mendapatkan antusias dari Kepala Sekolah dan Guru- guru. Dalam Sosialisasi dan evaluasi ini, Tim 1 yang dipimpin Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Baharuddin Harahap menjelaskan tujuan kehadirannya yakni membawa misi untuk mewujudkan Kota Medan Bebas sampah yang dimulai dari masyarakat Sekolah.”Guna mewujudkan kota Medan yang bersih, Pemko Medan berkomitmen menanamkan budaya bersih bagi seluruh masyarakat. Komitmen ini dimulai dengan memberikan pembinaan karakter dan budaya bersih bagi siswa. Artinya anak sekolah merupakan generasi muda yang masih mudah untuk dibentuk karakternya sehingga budaya bersih ini tertanam di diri mereka dari sejak usia dini dan nantinya dapat diterapkan di lingkungan tempat tinggalnya”, kata Baharuddin. Dihadapan Kepala Sekolah dan Guru SMP Negeri 10, SMP Negeri 28, SMP Negeri 21 Medan dan SMP Negeri 22, Kabid Pengelolaan Sampah menjelaskan bahwa tim terus berkeliling ke sekolah- sekolah agar karakter anak untuk budaya bersih dapat terbentuk, sehingga Medan bebas sampah juga segera terwujud. Nantinya setelah ini tim akan melakukan kunjungan kembali guna melihat sejauh mana perkembangan karakter siswa.”Kunjungan ke sekolah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan Plt Wali Kota Medan bersama Kepala Sekolah dikantor Walikota Medan terkait dengan upaya mendukung kebersihan Kota Medan. Untuk itu pihak Sekolah juga harus mendukung program Pemerintah Kota Medan ini, dengan berpartisipasi membentuk karakter siswa untuk hidup sehat. Artinya jika melihat sampah para siswa ini akan merasa malu dan langsung mengutip sampah tersebut”, jelas Baharuddin. Melalui pertemuan ini, Baharuddin yang didampingi, Kepala Seksi Bina Jejaring Komunikasi, Dinas Lingkungan Hidup, Nazaruddin dan Perwakilan Bappeda Medan, berharap pihak sekolah dapat membuat slogan atau jargon yang dapat menarik anak-anak seperti jargon Lisa (Liat Sampah Ambil). Tentunya jargon-jargon ini merupakan salah satu upaya kita untuk membentuk karakter anak untuk peduli dengan sampah dan Kebersihan lingkungan.”Program Pemerintah Kota yang kita lakukan ini nantinya tidak akan terlihat dalam waktu dekat, akan tetapi akan berdampak untuk lima tahun mendatang. Artinya jika karakter anak untuk menjaga kebersihan di sekolah sudah terbentuk maka dipastikan akan diterapkan juga di lingkungan rumah tempat tinggalnya”, jelas Kabid Pengelolaan Sampah. Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pengelolaan Sampah juga menyampaikan himbauan Plt Wali Kota Medan agar mengurangi penggunaan botol minuman sekali pakai, sebab banyak sekali ditemukan ditumpukan sampah botol kemasan plastik. Untuk itu mari kita gunakan Tumbler sebagai wadah untuk air minum kita guna mengurangi volume sampah plastik. * inc-mgl