Anggota DPRD Medan, Rudiyanto. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Pemerintah Kota [Pemko] Medan diminta segera usut kasus pembuangan bangkai babi yang dibuang ke Sungai Bederah Marelan, Medan. Sebab, bangkai akan merusak air sungai dan mengganggu kenyamanan warga khususnya umat muslim di sekitar sungai.

Demikian dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Rudiyanto, Rabu 6 November 2019 menanggapi keluhan warga Sungai yang banyak terdapat bangkai babi tersangkut di pinggir sungai.

“Usut tuntas ini oleh dinas terkait dan melakukan pemeriksaan pada peternak-peternak babi di Medan. Apakah ada ditemukan ternak babi peternak terindikasi penyakit virus kolera, jika ada harus segera dibasmi sehingga warga tidak membuang bangkai babi terkena virus secara sembarangan ke sungai,” katanya.

Sementara anggota DPRD Medan Fraksi PDI Perjuangan, Hendri Duin, mengatakan bangkai babi yang sehat saja tidak boleh sembarangan dibuang. Apalagi kalau bangkai babi yang sakit akibat virus kolera, dapat membahayakan lingkungan.

Diakuinya, omset penjualan babi belakangan mengalami penurunan sampai 50 persen sejak wabah virus kolera merebak. Harga jual babi juga mengalami penurunan dari biasanya harga jual babi mencapai Rp28 ribu/kg, sementara saat ini hanya Rp23 ribu/kg. *Inc-03