Seorang ibu menangis tersedu-sedu meminta agar bayinya bisa disembuhkan, kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto yang larut ikut terharu..

Medan-Intainews.com:Sejumlah 4 pasien yang mengikuti Bakti Sosial Kesehatan Polri di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo , Sumatera Utara pertengahan Oktober 2019, menjadi atensi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto.

Keempat pasien itu dirujuk ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Ke 4 pasien itu, Virgo Natan Tambunan [9 bulan], bayi laki-laki yang mengalami penyakit bibir celah [Labio Schizis]. Lalu Gloria Jelita [7], didiagnosa mengalami kontraktur pada jari tangan akibat retak/putus tulang [manus dektra].

Kemudian Siti Aminah [44], mengalami penyakit tumor di bagian leher. Serta Gihon Eftara Purba [3], menderita penyakit pembesaran kepala [hydrocephalus]. Irjen Agus Andrianto, menyebutkan untuk pasien atas nama Virgo natan yang mengalami bibir celah, telah dioperasi Selasa, 29 Oktober 2019.

Operasi ditangani langsung tenaga ahli bedah mulut Dr Tulus SpBM. “Saat ini keadaan umum pasca operasi baik. Pasien sudah pulang Kamis, 31 Oktober 2019 dan Senin 4 Nopember 2019, akan kembali ke RS Bhayangkara Medan untuk membuka jahitan,” sebut Irjen Agus, Minggu 3 November 2019.

Sementara untuk pasien Gloria, lanjut Irjen Agus, juga sudah dioperasi Kamis, 31 Oktober 2019. Gloria langsung ditangani ahli bedah plastik dr Frank SpBP. “Kondisi pasien pasca operasi juga baik dan terkontrol. Sampai saat ini masih dirawat di RS Bhayangara,” tukasnya.

Mari Sama-sama Kita Doakan,…

Begitu juga untuk pasien atas nama Siti Aminah, telah dioperasi hari Jumat 1 November 2019. Siti Aminah ditangani langsung oleh dokter ahli bedah RS Bhayangkara Medan, dr Tomi DpB.

Sementara untuk pasien Gihon Eftara Purba yang menderita hydrocephalus, sudah sempat ditangani di RS Bhayangkara Medan. Namun karena keterbatasan peralatan dan tenaga medis, Gihon kini dirujuk ke RSU Pusat Haji Adam Malik Medan.

Gihon yang tidak bisa bicara dan berjalan meski sudah berusia 3 tahun, kini ditangani oleh dokter ahli bedah syaraf, Prof Adril SpBS dan dokter ahli anak, dr Ifan SpA.

“Gihon setahun lalu pernah dirawat di RSU Pusat Haji Adam Malik Medan. Namun sepertinya tidak maksimal. Sekarang kita rujuk lagi dan kita harap nantinya bisa disembuhkan. Mari sama-sama kita doakan agar penanganannya bisa lebih cepat dan Gihon bisa segera bermain bersama saudara dan teman-temannya,” tandas Irjen Agus. * iwo medan