Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi

Medan-Intainews.com:Gubernur Sumatra Utara [Sumut], Edy Rahmayadi, telah menetapkan Upah Minimum Provinsi [UMP] Sumut tahun 2020 sebesar Rp 2.499.423,06. Penetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Sumut Nomor 188.44/674/KPTS/2019 tentang penetapan UMP 1 November 2019.

“Gubernur Edy sudah menetapkan UMP Sumut tahun 2020 dan diumumkan per 1 November, dan mulai berlaku 1 Januari 2020,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut, Harianto Butarbutar, didampingi Kabid Hubungan Industrial, Maruli Silitonga, Jumat 1 November 2019.

Jika dibandingkan dengan UMP Sumut 2019 yang hanya sebesar Rp 2.303.403,43, sebut Harianto sambil menunjukkan salinan SK Gubernur Sumut itu, maka UMP Sumut 2020 itu naik 8,51 persen atau sebesar Rp 196.019,63.
Kenaikan 8,51 persen mengacu pada data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Nasional [BPS] yang menyebutkan inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen.

Sebagaimana dalam Peraturan Pemerintah [PP] Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan yang menjadi dasar penetapan UMP itu, kata Harianto, pasal 44 ayat 1 dan 2 mengatur penetapan UMP maupun UMK menggunakan formula penghitungan.

“Formulanya adalah 8,51 persem [inflasi] dan pertumbuhan ekonomi] dikali UMP Sumut 2019 Rp 2.303.403,43, yakni Rp 196.019,63, yang kemudian ditambahkan dengan UMP Sumut 2019 Rp 2.303.403,43. Hasilnya diperoleh Rp 2.499.423,06 sebagai UMP Sumut 2020,” katanya.

Sebelum ditetapkan Gubernur Edy, UMP Sumut 2020 itu terlebih dahulu melalui rapat Dewan Pengupahan Provinsi Sumut yang digelar 21 Oktober 2019 dan 23 Oktober 2019, di mana rapat menyepakati kenaikan UMP Sumut 2020 sebesar 8,51 persen atau menjadi Rp 2.499.423,06.

Agar Sempat Dieksaminasi

Dalam SK Gubernur Sumut itu disebutkan bahwa UMP Sumut 2020, merupakan upah minimum terendah yang berlaku bagi pekerja dengan masa kerja 0-1 tahun.

Sedangkan untuk pekerja 1 tahun atau lebih, pengusaha wajib memberlakukan ketentuan struktur dan skala upah dan diatur dalam pengaturan persyaratan kerja yang berlaku di perusahaan.

Lebih lanjut Harianto mengatakan, ditetapkannya UMP Sumut 2020 menjadi acuan bagi Pemkab dan Pemko di Sumut dalam menentukan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota [UMK] 2020. Nilai UMK 2020 tidak boleh di bawah UMP Sumut 2020.

“Paling lambat usulan UMK 2020 10 November 2019 agar sempat dieksaminasi Gubernur karena harus sudah diumumkan pada 21 November 2019. UMK 2020 itu nantinya berlaku per 1 Januari,” tandas Harianto, *Inc-04