Anggota DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen

Medan-Intainews.com:Masih terkait nuansa Hari Sumpah Pemuda [HPS] ke-91, yang peringatannya terasa dinodai dengan maraknya kasus prostitusi online, baik menggunakan fasilitas Wash Up, Twiter, Face Book, Instaggram melibatkan kalangan muda baik mahasiswa dan pelajar, memprihatinkan berbagai tokoh termasuk anggota legislatif.

Ketua Taruna Merah Putih [TMP] Kota Medan, Drs Wong Chun Sen yang juga anggota DPRD Medan menyebutkan, sudah seharusnya pihak Kepolisian terutama tim Ciber Polri mengungkap tuntas kasus prostitusi online, dengan menangkap para dalang ataupun otak praktik prostitusi online tersebut.

Informasi dihimpun Intainews.com, Kamis 31 Oktober 2019, Wong tegas mengatakan, tindak para pelaku dan dalangnya, sehingga peraktik jasa penyedia pelayanan sex secara digital ini tidak bisa berkembang di Indonesia.

“Ini tugas Polri bidang IT dan Saiber yang bisa memberantas habis jaringannya,” ujar Wong. Sungguh Wong Chun Sen sangat menyesalkan adanya peserta Miss Pariwisata di Indonesian yang masih sangat muda terjerat masalah prostitusi online.

“Miris saya mendengar mantan Miss Pariwisata jika terbukti terjerat prostitusi online yang usianya masih muda. Tindakan prostitusi online ini sudah mencoreng nama daerah yang diwakilinya dan nama bangsa Indonesia, pemudanya terjebak di prostitusi online,” jelasnya berduka.

Untuk itu dia meminta kepada Pemerintah Pusat khususnya pihak Kepolisian Republik Indonesia segera dapat membongkar, menangkap, menindak pelakunya dan memberantas dalang serta jaringan prostitusi online sampai ke akar-akarnya.* Inc-03