Masyarakat bersama personel TNI berusaha menutup lubang dengan tambal sulam

Siantar-Intainews.com:Pemprovsu harus bertanggungjawab terhadap kerusakan jalan lintas Siantar-Tanah Jawa. Demikian ditegaskan anggota DPRD Sumatera Utara [DPR SU] dari Fraksi Gerindra, Gusmiyadi, S.E, Minggu 22 September 2019.

Anggota dewan yang baru saja dilantik itu merespon masifnya pemberitaan tentang keluhan masyarakat terkait kondisi jalan lintas Siantar menuju Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, tepatnya di depan Asrama Yonif 122/TS yang telah lama dibiarkan rusak parah.

Bahkan, tambahnya, beberapa lubang di jalan ini kian membesar sehingga membahayakan pengguna jalan, terlebih saat musim hujan. Mantan staf tenaga ahli DPR-RI partai Gerindra ini menyebutkan, “Pemprovsu berkewajiban untuk segera merespon keadaan tersebut dengan segera melakukan perbaikan jalan lintas Siantar menuju Kecamatan Tanah Jawa, Sumatera Utara.”

Perasaan Ketidakadilan akan Muncul

Pemprovsu, tutur Gusmiyadi, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat harus mampu merepresentasikan kebijakan pusat yang berorientasi pada pembenahan infrastruktur.

“Jika ini tidak mampu dilakukan, maka wajar perasaan kesenjangan dan ketidakadilan akan muncul, mengingat pemerintah justru melakukan pembangunan infastruktur jalan tol, bandara, pelabuhan dan lain-lain yang tidak bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat bawah,” tegas Goben, sapaan akrab Gusmiyadi.

Gusmiyadi yang juga mantan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Bandung periode 2004-2005 ini mengucapkan terimakasih pihak Yonif 122/TS dan masyarakat yang berinisiatif untuk melakukan upaya-upaya perbaikan sementara terhadap jalan yang rusak tersebut. * IWO Medan