Gunungsitoli-Intainews.com:Uang bantuan dana pelajar program Kartu Indonesia Pintar [KIP] milik Clara Harefa, pelajar Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara raib dari rekening Bank BRI [foto].

“Waktu saya mencetak buku yang baru dibagi kepala sekolah September 2019, saldo bantuan KIP untuk anak saya sebesar Rp 450 ribu dalam tabungan Bank BRI sudah ditarik, atau tidak ada lagi,” ungkap Fa,aso Harefa, orang tua Clara Harefa, Rabu 18 September 2019.

Menurut dia, sesuai pada buku tabungan tertera saldo masuk sebesar Rp 450 ribu pada tanggal 18 Mei 2019, tetapi tanggal 24 Juni 2019 saldo tersebut ditarik dan kini saldo buku tabungan anaknya kosong.

“Saya tanya teller bank kenapa dana bantuan untuk anak saya tidak ada lagi, mereka beralasan uang tersebut sudah ditarik negara karena lama tidak diambil,” terangnya. Dia membeberkan jika menerima buku tabungan dan kartu KIP anaknya dari kepala sekolah SD Negeri Tohia pada tanggal 7 September 2019.

Sehingga mereka tidak tahu jika anaknya Clara Harefa tamatan SD Negeri Tohia dan kini duduk di bangku SLTP kelas VIII menerima bantuan KIP sebesar Rp 450 ribu. “Bukan kami lama tidak mengambil, kami saja baru menerima buku tabungan dan kartu KIP bulan September 2019. Sedangkan dana bantuan Kip anak saya pada buku tabungan sudah ditarik pada bulan Juni 2019,” ungkapnya.

Kurnia Harefa, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli yang dihubungi melalui pesan singkat mengatakan sesuai hasil klarifikasi mereka, dana bantuan untuk Clara Harefa ditarik kembali karena terlambat mencairkan.

“Dari hasil klarifikasi kami, siswa tersebut terlambat mencairkan sampai batas pencairan terakhir tanggal 30 Juni 2019, sehingga ditarik kembali,” jelasnya. Pimpinan Cabang Bank BRI Gunungsitoli I Wayan yang dihubungi melaui pesan singkat mengatakan akan memerintahkan anggotanya untuk mengecek transaksi rekening tabungan milik Clara Harefa. *Inc-12.