Anggota DPRD Medan, Rajudin Sagala. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Selama ini marak aksi demo buruh terkait pembayaran bonus ataupun intensif oleh perusahaan ke pada buruh. Hal ini membuat anggoga DPRD Medan dari partai PKS Kota Medan H Rajuddin Sagala, S.Pdi angkat bicara.

“Sebenarnya kalau mengacu kepada undang-undang yang sudah disahkan, gaji yang dibayar sesuai UMR dan Uang lembur bagi yang bekerja di luar jam kerja, sudah diatur,” jelasnya.

Jadi, tegas Rajudin, soal intensif atau bonus itu kesepakatan internal antara buruh dan perusahaan di tempat mereka bekerja, apabila perusahaan tersebut mendapat keuntungan ataupun laba. “Apabila perusahaan tidak mendapat laba, bagaimana mereka mau membagikan bonus kepada buruh,” terangnya

Sebenarnya, tambah Rajudin Sagala, semua permasalahan yang timbul di antara buruh dan perusahaan perlu diselesaikan dengan komunikasi bersifat kekeluargaan. “Ibarat suami dengan istri ataupun ayah dengan anak,” tuturnya. *Inc-03