Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Bupati Labura menandatangani prasasti bedah rumah tak layak huni

Labura-Intainews.com:Tahun 2019, setidaknya ada 11.912 rumah tidak layak huni di Sumatera Utara [Sumut] mendapat bantuan program bedah rumah. Jumlah tersebut terdiri atas 610 unit dari dana APBD Sumut dan 11.127 unit dari dana APBN, serta 175 unit kontribusi pengembang perumahan [REI dan APERSI]

Informasi dihimpun Intainews.com, Selasa 10 September, diungkapkan Gubernur Sumut [Gubsu], Edy Rahmayadi, erat hubungannya untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat Pemerintah Provinsi Sumut [Pemprovsu] konsisten membantu masyarakat kurang mampu, melalui program bedah rumah tak layak huni.

“Kita bersyukur kepada Allah Swt, atas terlaksananya program bedah rumah ini,” kata Edy Rahmayadi, ketika meresmikan Program Bedah Rumah yang diselenggarakan pada Peringatan Hari Keluarga Nasional [Harganas tahun 2019 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Aek Kota Batu, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara [Labura], baru-baru ini.

Rumah layak huni yang bersih dan sehat, akan mewujudkan keluarga yang sehat dan kuat. Serta menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan beraktivitas di rumah. Dijelaskan Kepala Dinas Perkim Sumut Ida Mariana Harahap, untuk program bedah rumah masing-masing penerima bantuan mendapatkan Rp26 juta/unit ditambah Rp4 juta untuk ongkos tukang.

Sedangkan program dari APBN masing-masing akan mendapatkan Rp15 juta/unit ditambah Rp2,5 juta untuk ongkos tukang. “Masyarakat harus memenuhi syarat, antara lain berpenghasilan rendah atau MBR, dan memiliki kemampuan berswadaya, agar punya rasa memiliki yang kuat atas rumah, karena bantuan atau kesempatan tidak datang 2 kali,” jelas Ida Mariana.

Gubernur menyerahkan bantuan bedah rumah di Labura sejumlah 20 unit, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Turut disaksikan Bupati Labura Khairuddin Syah, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) I / Bukit Barisan Brigjend TNI Untung Budiharto, para pimpinan OPD Pemprov Sumut. *Inc-03