Gunungsitoli-Intainews.com:Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara melakukan evaluasi fasilitas kampanye tahun 2019. Evaluasi yang dihadiri komisioner KPU, Badan Pengawas Pemilu dan ketua-ketua partai digelar di De Pakar Resto Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Kamis 8 Agustus 2019

Ketua KPU Kota Gunungsitoli Firman Gea saat membuka rapat evaluasi mengatakan dalam pemilu, kampanye merupakan hal yang sangat penting. Dia yakin semua penyelenggara pemilu telah mengalami dan menjalani bersama sama pemilu 17 april 2019 yang lalu, dan pasti mengalami sejumlah kendala serta mendapat nilai positif dan negatif.

Rapat evaluasi dilakukan menurut dia adalah untuk membahas kendala kendala yang dialami selama pelaksanaan kampanye dan pemilu sebelumnya. Juga untuk membahas apakah penyediaan dana kampanye oleh pemerintah sudah efektif, serts membahas isu isu penting untuk mengevaluasi kelemahan kelemahan kampanye guna disampaikan kepada KPU Provinsi.

“Dalam rapat ini kita akan membahas kembali titik titik tempat alat peraga kampanye ditempatkan, karena dalam waktu dekat kita kembali menghadapi pemilihan kepala daerah,” ungkapnya. Ketua KPU memberitahu, tempat alat peraga yang telah ditetapkan pada pemilu sebelumnya belum memadai dan memiliki sejumlah kelemahan.

Alat peraga pada pemilu sebelumnya kerap ditempatkan di tempat yang tidak tepat atau lokasi pendidikan, dan harus tetap menjaga keindahan Kota Gunungsitoli. “Rapat ini sangat penting, sehingga dalam rapat ini kita akan membahas apa yang bisa kita pertahankan, baik dari sisi positif atau negatif,” terangnya.

Sebelumnya kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Gunungsitoli Abdul Majid Chaniago mengakui jika rapat evaluasi yang digelar Kpu Kota Gunungsitoli adalah momen yang sangat penting.

Mewakili Pemerintah Kota Gunungsitoli, dia mengatakan jika Pemko Gunungsitoli tetap mendukung penuh kegiatan yang digelar Kpu dan Bawaslu Kota Gunungsitoli. “Pemilu tahun 2019 sudah terlaksana, dan hari ini Kpu melakukan evaluasi terhadap fasilitas sebelumnya,” ujarnya.

KPU ingin mengetahui apakah yang telah dilaksanakan sebelumnya sudah sesuai peraturan, atau masih ada yang kurang untuk evaluasi menghadapi pemilu ke depan.
Dia juga berharap rapat yang sangat penting tersebut dapat diikuti para peserta dengan baik dan tidak disia siakan.

“Kita berharap rapat ini diikuti para peserta dengan baik dan tidak disia siakan, sehingga rapat evaluasi dapat menghasilkan rekomendasi untuk ke depan,” harapnya.*Inc-12