Edi Saputra Sinaga, didampingi istrinya mengayak hasil bakaran sampah untuk dijadikan pupuk kompos

Madina-Intainews.com:Memanfaatkan sampah yang diolah menjadi pupuk kompos, dilakukan Edi Saputra Sinaga bersama istrinya boru Marbun, warga Desa Sibaruang, Kabupaten Mandailing Natal [Madina].

Setiap hari pekerjaannya membakar sampah yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatra pas di perbatasan Desa Hutaraja Kecamatan Siabu, Madina Sumatera Utara [Sumut]. Informasi dihimpun Selasa 23 Juli 2019, pekerjaan ini digeluti Edi baru dua minggu.

Pekerjaan ini dilakukannya, sambil membersihkan lingkungan, juga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Prosesnyapun sangat mudah, sampah dibakar sampai menjadi abu, lalu disaring [diayak] dan dimasukkan ke dalam karung. Selanjutnya dicampur tanah dimasukkan ke dalam pelastik polibek.

Kemudian Sinaga memaparkan, dengan adanya pengolahan sampah ini menjadi pupuk kompos sangat bermanfaat kepada tanaman terutama sayur-mayur, alamiyah dan tidak mengandung bahan kimia.

“Saya akan memasarkan pupuk ini di sekitar pedesaan saya, di samping harganya sangat murah dan sangat mudah untuk mendapatkannya, siapa saja bisa mengolah sampah menjadi pupuk selagi ada kemauan,” tutur Edi Sinaga.

Dia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, mau bekerjasama dengan masyarakat, mengelola sampah dijadikan pupuk, agar dapat membantu perekonomian masyarakat. “Sekaligus mudah-mudahan tidak ada lagi sampah berserakan di pinggir jalan raya,” tukasnya. *Inc-22