Diduga tewas tersetrum, menunggu dievakuasi

Nias Utara-Intainews.com:Diduga akibat menyentuh pohon tumbang yang melintang di jalan Desa Umbubalodano, Kecamatan Sitoluori, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Benaso Zega alias Ama Opi (33) diduga tewas tersetrum.

Korban warga Desa Umbubalodano, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara diduga tewas tersetrum, Senin 20 Mei 2019 sekitar pukul 06.30 wib. Kapolres Nias AKBP. Deni Kurniawan, S.Ik, MH melalui Ps.Paur Kabag Humas Polres Nias Bripka.Restu Gulo membenarkan jika ada warga asal Nias Utara tewas tersetrum ketika memegang pohon tumbang yang melintang di jalan.

“Sebelum tewas korban masih sempat diperingati beberapa warga agar tidak menyentuh pohon tumbang yang melintang di jalan desa mereka, karena ada arus listrik yang mengalir pada jaringan listrik yang ikut tertimpa pohon,” terangnya.

Namun, korban tetap memegang pohon yang tumbang tersebut ketika hendak lewat dengan mengendarai sepeda motor, sehingga korban yang bekerja sebagai buruh di pelabuhan Kota Gunungsitoli tersetrum dan tewas di lokasi kejadian.

“Setelah dibawa ke rumah sakit untuk proses visum, jenazah korban diserahkan kepada istri korban,” tambahnya. Consinus Pane, Manager Unit Pelayanan Gunungsitoli PT PLN Area Nias yang dihubungi pada hari yang sama membenarkan jika ada warga yang tewas dekat pohon yang menimpa jaringan listrik PLN.

Warga tersebut menurut dia tewas karena tertimpa pohon tumbang dan bukan karena kesetrum listrik, bahkan dia memastikan jika personel PLN sudah langsung mengecek di tempat kejadian.

Ditubuh korban tidak ada tanda tanda tewas akibat kesetrum listrik dan tubuh korban tidak gosong. “Arus yang mengalir pada jaringan kita yang ditimpa pohon tegangannya 24 ribu volt, korban pasti gosong apabila tersetrum,” jelasnya.

Dia juga menambahkan jika jaringan.PLN apabila tertimpa pohon pasti langsung trip, dan tidak ada arus yang mengalir ke tanah dan menyebabkan korban bisa tewas. *Inc-12