AA Tanjung & pasar murah. Foto Istimewa

Kisaran-Intainews.com:Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan batal menggelar pasar murah menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H (Lebaran) mendatang. Ini dikatakan Kepala Bidang Media Cetak dan Elektronik, Dinas Kominfo Kabupaten Asahan AA Tanjung, melalui pesan WhatsApp di grup media online Mahoni 3, Kamis 16 Mei 2019.

Batalnya pasar murah tersebut dikarenakan Pemkab Asahan hingga kini belum dapat penyedia bahan pokok yang akan digelar pada pasar murah tersebut sesuai dengan kreteria yang dikehendaki oleh Pemkab Asahan.

AA Tanjung mengatakan hal tersebut berkaitan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan keuangan daerah yang termaktub dalam pasal 61 ayat (3).

Pasal tersebut menyebutkan, BUMN, BUMD dan Badan usahan milik swasta dan atau badan hukum lain, sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) yang akan diberikan subsidi harus terlebih dahulu dilakukan audit keuangannya oleh tim auditor dari akuntan publik.

Dalam hal ini, kata Tanjung, hingga saat ini para penyedia bahan pokok untuk kebutuhan pasar murah menjelang Idul Fitri 1440 H tahun 2019, belum ada yang bersedia memenuhi persyaratan sesuai dengan amanat dari Peraturan Pemerintah RI nomor 12 tahun 2019 dimaksud.

Sehingga pasar murah yang biasanya digelar Pemkab Asahan setiap hari besar keagamaan. Jadi, jelas Tanjung, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Asahan gagal melaksanakan pasar murah untuk rayat. Sebagaimana pesan WhatsApp Tanjung kepada wartawan. *Inc-10