Aceh Utara-Intainews.com:Sebuah video pendek menampilkan sejumlah pria mengamuk di sebuah gerai minimarket Matang Kuli (foto), Aceh Utara. Video itu pun tersebar di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, tampak beberapa pria memakai baju koko dan gamis putih, serta syal Palestina, mengamuk dan melabrak penjaga kasir lantaran tidak terima diberikan sumbangan sebanyak Rp 1.000. Bahkan, salah seorang pria meluapkan amarahnya sambil menunjuk penjaga kasir dengan mengatakan nilai sumbangan yang diberikan adalah bentuk pelecehan

“Seribu kalian kasih ini, pelecehan ini. Seribu kalian kasih untuk sadakah,” kata seorang pria dalam video tersebut. Lalu dia menjelaskan, sumbangan yang diberikan itu bukan untuk mereka. Kemudian dia mencontohkan seorang pedagang sayur yang memberikan sumbangan Rp 100.000 rupiah.

“Kalian cari untung saja di Matangkuli ini. Mendingan enggak dikasih, kalau seribu kalian kasih,” kata pria memakai peci hitam. Kasatreskrim Polres Aceh Utara, Rezki Kholiddiansyah, membenarkan insiden tersebut.

Namun dia tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena sedang ditangani oleh pihak Mapolsek Matangkuli. “Sedang ditangani oleh Polsek Matangkuli bersama dengan Muspika Kecamatan dan Tokoh Agama setempat,” katanya kepada wartawan, Sabtu 11 Mei 2019.

Rezki belum bisa memastikan siapa kelompok tersebut dan tujuan mereka meminta sumbangan. Hingga hari Minggu 12 Mei 2019, pihak kepolisian belum menyebet siapa sebenarnya yang mengumpulkan sadakah itu.

“Jadi prosesnya dari kapolsek sudah duduk dengan camat dan tokoh agama setempat, dan tokoh setempat memohon ke kepolisian agar masalah ini tidak diperpanjang,” kata Kapolsek Matangtuli Suyida Karya dalam keterangannya, Minggu 12 Mei 2019.*kpn