Saat menyerahkan zakat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dipeluk kaum duafa

Medan-Intainews.com:Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melihat potensi dari zakat dengan jumlah penduduk muslim di Sumut, bisa mencapai Rp3 triliun per tahun. Jika tercapai, maka tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan akan kesejahteraan masyarakat. Sebab, banyak yang bisa dibantu melalui dana sebesar itu.

Edy Rahmayadi menyampaikan, zakat merupakan ketentuan agama yang diperintahkan Allah Swt kepada umat yang memiliki besaran harta tertentu. Karena itu, kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut ditegaskan tentang rencana mekanisme pemotongan langsung penghasilan perbulan sebesar 2,5 persen.

Hal itu dijelaskannya pada kegiatan Sosialisasi Zakat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumut di Aula Raja Inal Siregar (RIS) Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis 18 April 2018, dihadiri Sekdaprov Sabrina, Ketua Baznas Sumut Amansyah Nasution, Wakil Ketua Musaddad Lubis serta sejumlah pejabat Eselon II, III, IV dan para staf ASN Pemprov Sumut.

“Jangan sangsi zakat yang diberikan tidak sampai. Jadi bayarakanlah zakat anda melalui Baznas. Karena kalau kita mati (meninggal dunia), ada tiga hal yang bisa membantu kita. Pertama anak yang salih. Kedua, ilmu yang bermanfaat dan yang ketiga, ini amal zariah. Termasuk lah zakat ini di dalamnya,” ujar Edy.

Sosiallisasi zakat di kantor Gubsu oleh Edy Rahmayadi

Dari data yang diterima, Gubernur menyebutkan target Sumatera Utara untuk mengumpulkan zakat sekitar Rp60 miliar. Sedangkan yang tercapai pada 2018 lalu, sebesar Rp20 miliar. Sehingga hitungan capaian masih perlu ditingkatkan lagi untuk tahun ini.

Karena itu, dirinya meminta agar gaji ditambah Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) yang diterima ASN setiap bulan, langsung dipotong 2,5 persen untuk zakat dengan ketentuan penghasilan mencapai nisab (jumlah tertentu).

“Setuju kita ya gaji dan TTP (tunjangan) dipotong langsung untuk zakat. Nanti saya ingin tahu berapa zakat yang terkumpul dalam sebulan. Kita mau lihat bagaimana bisa membantu masyarakat miskin, membangun masjid dan mensejahterakan umat. Jadi potongan uang anda, manfaatnya untuk kita juga. Mohon diawasi ini secara ketat,” sebutnya.

Senada disampaikan Ketua Baznas Sumut Amansyah Nasution. “Zakat harus dipahami sebagai kewajiban setiap umat Islam yang telah memenuhi nisab, untuk membersihkan harta. Sebab hal ini merupakan rukun Islam yang keempat setelah syahadat, shalat dan puasa. Bahkan dalam Alquran, zakat sering disampaikan bersamaan dalam kalimat ‘mendirikan shalat dan menunaikan zakat’. *Inc-03