Tapsel-Intainews.com:Pernikahan dan prosesi ijab qabul antara dr Achmad Tri Wibowo Ritonga (Tri) dengan dr Vidya Dwi Astari Pasaribu (Pipid) yang merupakan putri kandung Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara H Syahrul M Pasaribu berlangsung khidmat. Ijab qabul dilaksanakan di Jalan Air Bersih Ujung, Komplek Pertamina Kav 85 Medan, Jumat 8 Maret 2019 pagi.

Dalam prosesi ijab qabul H Syahrul Pasaribu bertindak sebagai wali nikah putri kandungnya. Sebagai saksi dari pihak mempelai Wanita, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saksi dari pihak mempelai Pria Marsda (Purn) H Chauli Marwan.

Hadir dalam acara akad nikah, Mantan Duta Besar RI di Denmark dan Lithuania Prof Dr H Bomer Pasaribu, MSi, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Anggota DPR RI Rambe Kamaruzaman, Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH.MHum, Bupati Sergai H Soekirman Ketua Wali Amanat USU H Panusunan Pasaribu.

Juga hadir Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution, Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, Sekda Tapsel Parulian Nasution, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD Tapsel, Kabag Setdakab Tapsel, Camat se-Tapsel, sejumlah pejabat Pemprovsu dan tamu undangan lainya.

Setelah ijab qabul berlangsung terlihat raut wajah bahagia bercampur haru di kalangan orangtua dan kerabat terdekat kedua mempelai. “Alhamdulilah sah, saya mengucapkan rasa syukur karena acara ijab qabul berlangsung dengan lancar, ucap Syahrul Pasaribu.

Bupati Tapsel H Syahrul juga memberikan wejangan kepada putri dan menantunya. “Semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian berdua hingga ke anak cucu dan saya juga mohon doa restu para tamu agar keluarga anak kami nantinya menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” tutur Syahrul.

Selanjutnya ibunda Pipid Ny Syaufia Lina Syahrul Pasaribu juga memberikan wejangan kepada putrinya. “Allah telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengandung, melahirkan, menyusui, membesarkan, mendidik dan memberikan pendidikan yang sesuai ajaran agama Islam dan alhamdulilah apa yang diamanahkan Allah kepada kami telah kami laksanakan,” tuturnya.

Bunda mempelai wanita pun berharap, mudah-mudahan dengan pernikahan ini keduanya mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah warahmah serta melahirkan anak-anak yang salih dan salihah,” permintaan dan doa ibunda Syaufia di depan kedua mempelai diaminkan. *Inc-16-19