Abdul Rani. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Abdul Rani mengakui, hingga saat ini masyarakat yang ingin memiliki KTP-el boleh dibilang agak lama dari jadwal yang dikehendaki. “Untuk mendapatkan KTP-el hingga saat ini masih memiliki problem. Masyarakat hingga saat ini menunggu dari minggu ke bulan bahkan ada juga hampir setahun belum dapat. Saya berharap kondisi ini jangan berlarut-larut,” pintanya.

KTP elektronik (KTP-el) kerap dikeluhkan proses pembuatannya. Aduan dan curahan hati masyarakat umumnya proses penantian KTP-el sampai ke tangan yang lama. Ada yang sampai bulanan hingga tahunan.

Menanggapi masalah KTP-el tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Abdul Rani mengharapkan, pihak Pemko Medan melalui Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan mencari solusi yang baik supaya keinginan masyarakat memiliki identitas terwujud.

“Kita tidak mau masyarakat mengeluh soal KTP-el. Apalagi, KTP-el merupakan alat untuk pengurusan apa saja, salah satunya pengambilan uang di bank dan sebagainya,” sebut Abdul Rani, Rabu 6 Maret 2019 di ruang Komisi D DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan.

Lebih lanjut dikatakan Ketua di Komisi D DPRD Medan ini, dalam hal ini dia tidak mau saling menyalahkan. Cuma, harapnya, bagaimana masalah di atas dapat diatasi dengan baik, sehingga keluhan-keluhan masyarakat tidak terjadi. Abdul Rani mengimbau kepada masyarakat yang hendak mengurus KTP-el jangan melalui calo atau oknum. “Soalnya, tindakan itu bisa saja memperlambat proses untuk mendapatkan KTP-el,” ujarnya. *Inc03