Ir Lakhomizaro Zebua. Foto Istimewa

Gunungsitoli-Intainews.com:Walikota Gunungsitoli Ir Lakhomizaro Zebua minta penarikan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara ditunda hingga Juni 2019 untuk menghindari keresahan masyarakat.

“Kita sudah menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM tanggal 16 Februari 2019 untuk meminta penundaaan penarikan minyak tanah bersubsidi di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara,” terang Walikota Gunungsitoli, Selasa 19 Februari 2019.

Surat permintaan penundaan penarikan minyak tanah bersubsidi dilayangkan kepada kepada Menteri ESDM untuk menghindari terjadinya keresahan ditengah tengah masyarakat. Karena masyarakat Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara saat ini masih canggung menggunakan LPG, sebab sebelumnya masyarakat telah terbiasa menggunakan kompor minyak tanah maupun kayu bakar untuk memasak.

“Penyediaan dan pendistribusian LPG 3 kg di Kota Gunungsitoli kita akui disambut baik dan antusias sebagian besar masyarakat, tetapi masih ada kendala teknis dan non teknis yang memang tidak bisa dihindari di lapangan saat ini,” jelasnya. Kendala tersebut menurut dia salah satunya adalah kerusakan pada beberapa paket LPG 3 kg yang dibagikan kepada masyarakat seperti alat regulator, selang gas maupun kelengkapan lainnya.

Menurut dia kerusakan terjadi bisa saja selama proses pengiriman dan pendistribusian alat alat tersebut yang memakan waktu cukup lama dan menempuh jarak yang cukup jauh. Sehingga permasalahan tersebut mengakibatkan proses konversi dari minyak tanah bersubsidi ke lpg tidak optimal. Dia berjanji Pemko Gunungsitoli terus mendorong percepatan pendistribusian paket perdana LPG 3 kg di Kota Gunungsitoli, dan menginstruksikan pelaksanaan sosialisasi penggunaan LPG.

“Kita sudah perintahkan instansi terkait untuk memastikan bahwa seluruh warga desa/kelurahan peserta konversi minyak tanah ke LPG 3 kg di Kota Gunungsitoli telah mendapatkan sosialisasi penggunaan LPG 3 kg serta langkah langkah keamanan dan keselamatannya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah Kota Gunungsitoli telah menerbitkan surat kepada seluruh camat yang ada di Kota Gunungsitoli untuk mensosialisasikan dan memberitahu kepada masyarakat bahwa bulan Februari Tahun 2019 pada minggu ke 4 penarikan mitan bersubsidi di wilayah Kota Gunungsitoli telah selesai dilaksanakan.

Penarikan minyak tanah bersubsidi dilakukan untuk menghindari terjadinya rangkap subsidi bahan bakar rumah tangga dan usaha mikro di Kota Gunungsitoli. Akibat beredarnya surat tersebut, masyarakat Kota Gunungsitoli resah dan minyak tanah sulit didapat di Kota Gunungsitoli. * Inc-12