Medan-Intainews.com:Komunitas Gizi Keliling membagikan bubur hangat dan aneka juz gratis kepada pengemudi becak bermotor, pemulung, tukang parkir dan jamaah masjid setiap hari Jumat.

Program ini di gagas oleh Erri Rahman, dengan membentuk komunitas #gizikelilingmandiri. “Komunitas ini begerak setiap hari jumat dengan cara membagikan panganan bergizi. Seperti bubur kacang hijau, bubur candil, bubur sum-sum, bubur jagung dan juice buah”.

Hal ini disampaikan Erri saat ditemui usai membagikan makanan pada Jumat 8 Februari 2019. “Awalnya sasaran kegiatan ini ditujukan untuk anak-anak pengajian. Tapi karena banyak masukan dari kawan-kawan disebar lebih luas ke semua orang. Maka target kami luaskan lagi,” terang Erri didampingi tim komunitas #gizikelilingmandiri Syah yudi dan Adi.

Sasaran lainnya di luar anak pengajian, tambahnya, meliputi pengemudi becak bermotor, pemulung, tukang parkir dan jamaah masjid. “Alhamdulillah kegiatan ini setiap Jumat berjalan terus. Dan jumlah pembagian terus bertambah setiap minggunya,” tunya.

Komunitas ini sendiri sudah terbentuk 2016 lalu. Namun sempat fakum di pertengahan 2017 karena beberapa hal. Baru menjelang akhir 2017 aktif kembali. “Alhamdulillah kita bisa aktif kembali. Bahkan program komunitas #gizikelilingmandiri ini sudah kami tularkan di siantar. Ada alwin dan suci di sana. Serta di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ada bang Nico.

Di Panyabungan, Madina Sumatera Utara, setiap Jumat menyebarkan 100 paket bubur. Disinggung soal pendanaan, Erri bilang, dana bersumber dari dana pribadi anggota komunitas yang memiliki lebih rezeki. Tidak ada patokan besaran dana donasinya. “Selain berbagi kebahagian, tujuan kami adalah menyampaikan pesan kepada khalayak untuk tidak usah khawatir berbagi rezeki meski sedang dalam keadaan sempit ataupun baik,” ujarnya.

Karena, ungkapnya, di balik kesempitan Allah akan ganti dengan kebaikkan. Dan di balik kebaikkan akan ada kebaikkan yang dilipat gandakan. Erri berharap doa dari khalayak agar program ini bisa terus berjalan. Pembagian bubur kali ini dilaksanakan di sekitaran mesjid Stadion Teladan Medan dan Jalan Brayan.

Salah seorang pengemudi becak bermotor mengucap syukur, atas pemberian itu.”Terima kasih ya bang. Semoga abang abang sehat selalu dan murah rezeki,” Wajah pengemudi becak bermotor dan ibu pemulung tampak sumringah. Dari mulut mereka keluar berbagai ucapan syukur dan terima kasih.

Hal yang sama diungkapkan lelaki lain setelah mendapatkan bungkusan berisi bubur kacang hijau dan juice terong belanda. “Ini namanya rezeki. Pas lewat ada pula bubur gratis. Terima kasih ya,…” ucap Pak Anto. *Inc-04