Padangsidimpuan-Intainews.com:Perekonomian Sekretariat Daerah kota Padangsidimpuan menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pendistribusian LPG bersubsidi, tabung ukuran 3 kg. Rapat koordinasi dan evaluasi dibuka Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir H Arwin Siregar.

Hadir dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan Asisten II Rauddin Harahap, kabag Perekonomian AgusSalim Siregar.SP, Sales eksekutif Pertamina, AKP Ahmad Fauzi Kasat Intelkam Polres Padangsidimpuan dan para agen serta Pangkalan LPG se kota Padangsidimpuan.

AgusSalim Siregar, S.P, menyampaikan pendistribusian LPG bersubsidi tabung ukuran 3 kg di Kota Padangsidimpuan dengan dasar hukum yang jelas aturannya, yakni perpres RI.Nomor.104 thn 2017 tentang penyediaan, pendistribusian dan penetapan Het LPG 3 kg.

Peraturan menteri sumber daya Mineral No.28 thn 2018 tentang harga jual eceran LPG ukuran tabung 3 kg, Permen sumber daya mineral No.26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG dan keputusan walikota padangaidimpuan No.123/KPTS/2018 tanggal 06 maret 2018 tentang tim kordinasi pembinaan dan pengawasanpendistribusian LPG bersubsidi tabung 3 Kg di kota padangsidimpuan tahun 2018.

Keputusan Walikota Padangsidimpuan No.59/KPTS/2017 tentang harga eceran tertinggi LPG Bersubsidi tabung 3 Kg, dan SK Walikota padangsidimpuan No.005/6556/2018 tertanggal 06 desember tahun 2018.

Maksud dan tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi tetang penyaluran dan pendistribusian LPG bersubsidi tabung ukuran 3 Kg di kota padangsidimpuan, serta mengetahui kendala kendala yang di hadapi dalam pendistribusian LPG.

Kuota LPG di tetapkan mencapai 2.833.MT atau sekitar 944.000 tabung dan sampai dengan bulan November sudah terealisasi sebanyak 2.674, 52 MT atau sekitar 891.520 tabung dengan jumlah pangkalan 69 dengan 3 keagenan. Laporan Kabag Perekonomian sekretariat Pemkot.

Agus Salim Siregar juga menerangkan bahwa kurang meratanya pangkalan di kota padangsidimpuan merupakan salah satu pemicu tingginya harga LPG bersubsidi dan oleh karena itu perlu di tetapkan penerima LPG bersubsidi sesuai dengan Permen ESDM No.26 tahun 2009 agar rumah tangga Pra sejahtera dapat menerima hak-nya, terang Kabag perekonomian Agus Salim Siregar SP.

Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir H Arwin Siregar mengharapkan, dengan dilaksanakannya acara ini, kelangkaan dan pendistribusian LPG di kota Padangsidimpuan dapat terlaksana dengan baik. “Pendistribusian gas LPG di kota Padangsidimpuan sudah cukup, namun kenapa bisa langka. Setelah rapat ini diharapkan dapat menjamin tersalurnya LPG 3 kg bersubsidi di Kota Padangsidimpuan.

Kapolres kota Padangsidimpuan melalui kasat Intelkam AKP Ahmad Fauzi mengajak kepada seluruh yang hadir bekerjasama menjaga kekondusifan Kota Padangsidimpuan, agar tidak terjadi seperti yang tidak diinginkan.

“Kami penegak hukum dari kepolisian Kota Padangsidimpuan secara tegas menindak siapa saja agen dan pangkalan yang nakal, akan kami tindak tegas,” tegas AKP Ahmad Fauzi kasat Intelkam polres kota Padangsidimpuan, Senin 10 Desember 2018.

Begitu juga yang disampaikan oleh sales eksekutif perwakilan dari Pertamina sangat mengapresiasi kinerja Polres Kota Padangsidimpuan membongkar penyalagunaan dan pengoplosan LPG bersubsidi di kota padangsidimpuan baru baru ini. Selanjutnya jelang Natal dan Tahun Baru ini kota padangsidimpuan mendapat kuota LPG bersubsidi sebesar 5% terangnya *Inc-16