Cut Keumalawati ( kiri) saat mendapatkan bingkisan dari siswa pada peringatan Hari Guru baru lalu

Nagan Raya-Intainews.com:Momen peringatan Hari Guru bagi Cut Keumalawati dapat dimanfaatkan untuk merenung dan mengapresiasi kinerja para guru di mana pun berada di Tanah Air ini. Terutama penghargaan yang tinggi terhadap dunia pendidikan dan menjujung tinggi martabat guru.

Untuk itu dalam memperingati hari Guru Nasional ke-73 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kuala Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, Cut Keumalawati sangat mengapresiasi kinerja guru.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tenaga pendidik khususnya di Indonesia umumnya dan khususnya di Nagan Raya yang setia menjunjung tinggi martabat guru,” ujar Cut Keumalawati kepada Intainews.com Jumat 30 November 2019.

Dalam suasana peringatan Hari Guru Nasional Indonesia ke 73 Cut Keumalawati mengharapkan kepada siswa untuk menghormati dan mematuhi guru yang mengajarkan pengetahuan dan kemampuan yang berguna bagi perkembangan hidup anak-anak bangsa di masa datang.

Memperingati hari guru di SMP Negeri 2 Kuala Kabupaten Nagan Raya yang dipimpin Cut Keumalawati, dibacakan amanat dari Kementerian pendidikan. Pembacaan dilakukan dirinya di depan para guru dan staf perkantoran sekolah serta para siswa.

Sebagaimana dikatakan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Supriano peringatan hari guru tahun 2018 ini dengan tema ‘Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad ke-21’.

“Revolusi industri 4.0 membuat tantangan bagi dunia pendidikan termasuk guru semakin berat sehingga dibutuhkan mental serta komitmen guru untuk meningkatkan profesionalismenya. Terutama untuk meningkatkan kualitasnya sesuai perkembangan zaman dalam hal pemanfaatan teknologi dan informasi untuk dunia pendidikan,” jelasnya.

Dalam renungannya di hari Guru, tak luput Cut Keumalawati mengaku sangat prihatin dengan bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng), NTB, karena dampak dari bencana alam yang meluluhlantakkan kehidupan di sana, turut rusaknya fasilitas sekolah dengan terputusnya proses belajar mengajar. Dan kini sudah diusahakan pemerintah pulih kembali. *Inc-09