Anggota DPRK Nagan Raya (paling kanan) didampingi warga melihat kondisi dinding tepian TPI.

Naganraya-Intainews.com:Pasca tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini mangakibatkan tanggul Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Tadu Kecamatan Kuala Pesisir Provinsi Aceh kondisinya memprihatinkan, bisa jebol.

Saat turun langsung ke lokasi, bagian sebelah dalam tanggul yang panjangnya tidak kurang dari 200 Meter tergerus air akibat tingginya curah hujan yang mengakibatkan banjir menerjang bagian tanggul yang jika dibiarkan menurut warga bisa ambruk.

Wakil Panglima Laot setempat Jasmi kepada wartawan mengaku tanggul yang dibangun tahun 2015 itu sebelumnya pernah terjadi hal yang sama, namun kondisinya tidak seperti saat ini, sehingga dapat dilakukan perbaikan dengan gotong royong.

Kondisi saat ini, diakuinya, lebih parah dari sebelumnya. Karena kerusakan sudah terjadi berulang. Menurut Panglima Laot agar tidak terjadi lagi hal yang sama, solusinya adalah di sisi dalam sebelum ditimbun harus dibalut dengan menggunakan pelastik atau kain kanfas.

Hal itu menurutnya agar, pasir pantai yang strukturnya halus tidak mudah terbawa arus aliran air. “Jika dinding tepian sampai rusak tentunya akan mempersulit kami nelayan yang akan menyandarkan kapal. Selain itu juga kami akan kesulitan menurunkan hasil tangkapan,” ujarnya Sabtu 20 Oktober 2018.

Politisi Partai Nanggro Aceh (PNA) Nagan Raya Cut Man yang turun langsung ke lokasi setelah mengetahui hal itu, menekankan agar instansi terkait segera mengambil langkah penanganan sebelum kerusakan semakin parah. *Inc-09