Edi terbaringdiopnme di Puskesmas ditemani ibu

Nagan Raya-Intainews.com:“Saat ini anak saya terbaring dalam keadaan lemah, kami minta polisi mengusut tuntas kasus pemukulan ini. Karena anak saya tidak bersalah,” terang orangtua korban, Padirah lirih.

Rahmad Edi Saputra (18) anak Paridah, korban kekerasan oknum kepala urusan (Kaur) Kesra Desa Bumisari Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, saat ini terbaring lemah diopname di Puskesmas setempat, Sabtu 13 Oktober 2018.

Rahmad anak dari Almarhum M Daud Amin dan ibu Paridah itu terbaring lemah diduga akibat pemukulan yang dilakukan oleh oknum Kaur inisial Jnd. Ibu korban, kepada wartawan mengatakan, kondisi anaknya saat ini sakit di bagian rahang kiri dan tangan kiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rahmad merupakan korban kekerasan fisik salah seorang oknum Kaur di desa setempat terkait penolakan terhadap Pj Keuchik (Kades) setempat.

Jauh sebelumnya terjadi perselisihan antara warga setempat dengan Pj Keuchik yang menurut informasi pilihan pejabat setempat, namun mendapat penolakan karena dianggap bukan putra desa tersebut. “Anak saya dituduh ikut memukul Pj Keuchik. Padahal sudah dijelaskan tidak ikut, tapi malah oknum Kaur memukul dan menendang anak saya,” terang Paridah.

Anggota DPRK Nagan Raya dari Partai Nanggro Aceh (PNA) Cut Man,SE yang mengunjungi korban meminta kepada pejabat setempat agar menindak Pj Keuchik Bumisari dan Kaur karena telah menimbulkan konflik di desa tersebut. Seterusnya aparat penegak hukum segera mengusut kasus pemukulan terhadap Rahmad. * Inc-09