Banjir di Aceh Singkil. Foto Istimewa

Catatan Intainews.com

Cuaca ekstrem saat ini mencakup Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya (Abdya), Nagan Raya, Simeulue, Aceh Barat dan Aceh Jaya. Agar waspada

DESA-desa di Kabupaten Aceh Singkil terendam banjir akibat hujan deras mengguyur wilayah itu sepanjang dua hari terakhir. Dari informasi dihimpun Intainews.com Sabtu 13 Oktober 2018 banjir merendam pemukiman penduduk.

Desa Silatong, Tanjung Mas, Cibubukan, Ujung Limus, Serasah dan Lae Riman, Kecamatan Simpang Kanan terendam. “Untuk Simpang Kanan ada enam desa terendam banjir,” kata Camat Simpang Kanan, Sopian, Jumat (12/10).

Menurut Sopian, ketinggian air bervariasi yang terdalam sekitar 80 centimeter. Sejauh ini masih bertahan di rumah masing-masing. Wilayah lain yang tergenang banjir Solok, Gunung Meriah. Menyusul Desa Rantau Gedang, Teluk Rumbia, sebagian Ujung Bawang dan Pea Bumbung, Kecamatan Singkil.

Aktivitas sehari-hari di antara banjir. Foto Istimewa

Di ujung Bawang, warga membuat jembatan darurat sebagai penghubung antara jalan raya dengan rumahnya untuk melewati banjir. Sementara di Meulaboh, banjir akibat luapan Sungai Woyla merendam 67 rumah penduduk di permukiman Desa Cot Amun, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Sekretaris Desa Cot Amun, Zakaria, di Meulaboh, Jumat (12/10), menyebutkan, banjir juga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan dalam sepekan terakhir. “Warga tidak mengungsi, tetapi mereka bertahan di rumahnya, ada juga yang terpaksa menumpang di rumah saudara yang posisinya lebih aman dari banjir,” ungkapnya.

Wilayah Barat dan Selatan Aceh, Siaga

Banjir di permukiman desa Cot Amun yang sudah terjadi sejak sepekan ini tidak kunjung surut total, beberapa hari lalu genangan air sempat berkurang, kemudian sungai kembali meluap akibat tingginya curah hujan.

Hamdani, seorang warga terdampak banjir kepada Antara, menyatakan, banjir ini terparah selama dua hari ini, sebelumnya ketinggian air hanya sekira 20 CM, namun saat ini bertambah 30-50 CM.

“Mana bisa kerja pak, kalau banjir terus seperti ini. Kami hanya berharap ada bantuan beras dan makanan untuk anak kalau ada, tetapi belum ada sudah hampir seminggu ini,” tuturnya.

Banjir merendam rumah penduduk. Foto Istimewa

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh. “Harap waspada adanya potensi banjir untuk warga di bantaran sungai karena masih adanya peluang hujan dengan intensitas lebat pada sore dan malam hari,” kata Prakirawan BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Angga Yudha.

Prakiraan cuaca wilayah Barat Selatan Aceh itu berlaku pada 12-13 Oktober 2018 sejak pukul 07:00 WIB. Cuaca ekstrem ini mencakup Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya (Abdya), Nagan Raya, Simeulue, Aceh Barat dan Aceh Jaya. *Inc-09-Snc