Gunungsitoli-Intainews.com:Akibat putusnya jembatan darurat di Desa Darakhaini, Kecamatan Gunungsitoli, Alo,oa, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, ribuan warga terisolir. Pemerintah diharap segera membangun jembatan baru agar perekonomian warga pulih dan setara dengan daerah lain (foto).

Hal tersebut dikatakan tokoh pemuda Kecamatan Alo,oa, Oman Zendrato yang dihubungi, Jumat 21 September 2018. Dari Oman diketahui jika jembatan darurat penghubung antar desa Lololawa, Niko,otano Dao, Nazalou Alo,oa dan Nazalou Lolowua tersebut sudah ambruk dan tidak bisa dilewati.

Jembatan darurat tersebut dibangun pada tahun 2016, dan akibat dimakan usia, kayu dan papan jembatan darurat tersebut lapuk dan ambruk sehingga tidak bisa dilewati.

Pembangunan jembatan sudah kerap diajukan kepada pemerintah, tetapi hingga saat ini pernah dibangun. Jembatan tersebut sudah tidak bisa dilewati lagi oleh warga apalagi kendaraan, sehingga jika ingin ke ibukota kecamatan atau ke sekolah, warga harus melewati anak sungai di bawah jembatan.

Apabila hujan, warga tidak bisa lewat karena arus sungai cukup deras, dan harus menunggu hujan reda serta air sungai kembali dangkal. Ironisnya, ungkap warga, setiap hujan banyak pelajar yang tidak bisa ke sekolah akibat sungai yang di bawah jembatan.

Kerusakan jembatan tersebut efeknya sangat terasa kepada warga yang berada di seberang jembatan. Hasil kebun warga tidak bisa diangkut dengan kendaraan, dan harus dipanggul beberapa kilometer. *Inc-12