Lappet dan Tipa-tipa (inzet)

Tobasa-Intainews.com:Pemberian kemasan makanan khas Batak dengan nama Hare-Toba sepertinya menyemangati para pedagang jajanan di sekitaran Jalan Lintas Sumatera wilayah Kabupaten Tobasamosir (Tobasa).

Di antara mereka ini tak seorang pun menjual makanan Hare Toba, justru mereka kesehariannya, hidup berdagang di pinggiran Jalinsum menjual Lappet dan Tipa-tipa makanan khas Batak.

Lappet dan Tipa-tipa yang terbuat dari bahan baku tepung, gula putih/merah dicampur kelapa ini dijual Rp 1000 dan Rp 3000, per bungkus, sudah sejak lama dibeli orang yang hendak dan sedang bepergian menaiki bus angkutan kota atau pejalan kaki.

Dari dulunya, hingga saat ini, menjual Lappet dan Tipa-tipa dengan bungkusan alamai yakni pakai kertas pembungkus dan plastik, sesuai selera pembeli. Makanya, pedagang yang pada umumnya omak-omak ini (emak-emak), bertanya tentang kemasan Hare Toba yang sedang digadang-gadang Pemkab Tobasa.

Padahal menurut omak-omak boru Simanjuntak dan Baringbing ini,seharusnya Lappet dan Tipa-tipa sedari dulu bisa dikemas dan diberi merk karena sudah dikenal luas.
“Tanpa dikemas aja sudah laku, apalagi kalau diberi kemasan, bukan kepalang tanggung manfaatnya untuk kepentingan pasar Tobasa ke luar daerah,” sebut omak-omak tadi. *Inc-14