Drs Wong Chun Sen Tarigan M.Pd. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:“Selain menertibkan papan reklame di 13 titik zona larangan, Pemko Medan ke depannya harus transparan dalam menetapkan zona yang legal dipasang papan reklame. Saat , jangan tebang pilih,” kata anggota DPRD kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.

Menurutnya, penertiban papan reklame yang dilakukan Pemko Medan harus jelas protapnya. Penertiban jangan sampai merugikan masyarakat pemilik baliho dan papan reklame. “Bila perlu, Pemko menyurati pengusahanya agar membongkar sendiri papan reklame yang menyalahi aturan,” tukasnya.

Penertiban yang dilakukan jangan tebang pilih, yang tak punya izin segera ditertibkan padahal masih ada yang dibiarkan mengangkang. “Memang kalau melihat penataan papan reklame di Kota Medan sangat amburadul,” katanya.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD kota Medan yang juga Ketua Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudi) Sumatera Utara Drs Wong Chun Sen yang akrab disapa Tarigan kepada wartawan, Minggu 9 September 2018 di Medan.

Kebijakan Pemko Medan untuk menegakkan aturan zona larangan pemasangan reklame yang didukung Kapoldasu, jelas Tarigan, harus diapresiasi. Penumbangan papan reklame, sekali lagi jangan pandang bulu.

“Jangan papan reklame yang yang kecil-kecil atau tidak dikenal saja ditumbangkan. Seperti di Jalan Guru Patimpus Medan, saat ini juga belum bisa di bersihkan seluruhnya,” ujar Wong. *Inc-03