Tiang PLN tumbang akibat angin puting beliung di Desa Aek Badak Jae, Kecamatan Sayur atinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan yang ambruk Minggu siang sudah dibersihkan. (Foto diambil dari Antara)

Setelah dilakukan pembenahan secara maraton. arus lalu lintas jalan nasional Lintas Tengah Sumatera Padangsidimpuan – Mandailing Natal kini sudah normal kembali, Pihak PLN telah mengevakuasi sejumlah tiang berserta kabel listrik dari tengah badan jalan.

“Pihak PLN sudah mengevakuasi baik tiang maupun kabel listrik dari badan jalan, dan kendaraan sudah kembali lancar,” Rahmat Siregar, Sekretaris Desa Aek Badak Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali menghubungi ANTARA, Minggu (23/2).

Tumbangnya 3 tiang listtrik akibat dihantam Angin Puting Beliung, Minggu, sekira pukul 10.20 WIB sempat menghalang puluhan bahkan ratusan kendaraan berbagai jenis melintas terpatnya di Desa Aek Badak Jae sekitar 34 kilometer arah Padangsidimpuan – Mandailing Natal (Madina).

Dalam proses evakuasi pihak PLN dibantu masyarakat, pihak Kepolisian, TNI. Satu tiang menimpa bagian samping depan teras rumah warga Desa Aek Badak yang ditempati Ali Muddin Nasution.

“Hanya bagian samping depan rumah pak Ali Muddin yang rusak, tambah kerusakan kabel jaringan listrik rumah Barumun Hasibuan sehingga arus padam. Korban jiwa tidak ada,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Angin Puting Beliung yang terjadi telah menumbangkan 3 tiang PLN di Desa Aek Badak Jae yang memalang ruas Jalan Nasional, dan memacetkan arus lalulintas dua arah. Ant