Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Ist)

Ada yang menarik di pembahasan dalam rapat kerja antara Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung DPR-RI Jakarta pada Rabu (19/2/2020).

Dalam rapat tersebut menteri keuangan menjelaskan rencana pemerintah mengenai kebijakan cukai plastik. Diketahui sebelumnya, Sri Mulyani pernah meminta Komisi XI DPR RI untuk menyetujui kebijakan tersebut.

Rapat dengan Komisi XI DPR RI dipimpin oleh Dito Ganinduto mengatakan pihaknya ingin mengetahui lebih dulu kajian lebih dalam dari Kementerian Keuangan mengenai cukai plastik sebelum memberikan persetujuan.

Dalam rapat tersebut, Menteri Keuangan mengusulkan pengenaan tarif cukai terhadap plastik sebesar Rp30 ribu per kilogram atau Rp200 per lembar. Sri Mulyani mengatakan melalui pengenaan tarif cukai untuk plastik tersebut maka harga per kantong atau per lembar menjadi sekitar Rp450 sampai Rp500.

Disebutkan, selama ini kantong plastik berbayar telah diterapkan Rp200 per lembar sesuai dengan SE KLHK Tahun 2016 dan pengenaan kantong berbayar oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Rp200 sampai Rp500 per lembar. kata Sri.

Melalui penerapan tarif cukai plastik tersebut maka akan memberikan kepastian hukum seperti keseragaman pungutan, kejelasan pertanggungjawaban, adanya mekanisme kontrol dan penegakan hukum, serta mendorong produksi kantong plastik ramah lingkungan.

Menurut Sri Mulyani, jika usulan penerapan tarif cukai kantong plastik disetujui oleh dewan maka akan menekan konsumsi plastik hingga 50 persen yakni menjadi 53,5 juta kilogram per tahun dengan potensi penerimaan Rp1,605 triliun.

Bu menteri juga membandingkan dengan negara-negara lain yang sudah menerapkan sistem tersebut. Penerapan cukai terhadap kantong plastik telah dilakukan oleh berbagai negara sejak dulu seperti Irlandia Rp322.990 per kilogram, Kamboja Rp127.273 per kilogram, Wales Rp85.534 per kilogram, dan Taiwan Rp84.239 per kilogram.

“Negara paling tinggi Irlandia Rp322 ribu per kilogram hingga Afrika Selatan Rp41 ribu per kilogram. Sedangkan Indonesia Rp30 ribu per kilogram itu range rendah,” katanya.

Sri Mulyani menyebutkan pengenaan tarif cukai kantong plastik telah disampaikan dalam Undang-Undang APBN dan di nota keuangan beberapa kali namun belum dapat diterapkan.. Inc – 02