Tampak para CTKI sedang mengikuti ujian seleksi physikologi, di bawah pengawasan Kabid dan staf PPTK Disnaker Langkat, Senin pagi (10/02/2020).Inc/Hsy.

Stabat-Intainews.com : Senin pagi hingga Selasa, atau 10 hingga 11 Februari 2020 esok hari. Sedikitnya 130 personal Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI), asal berbagai Kecamatan di Langkat, ikuti seleksi di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jalan Pangeran Diponegoro Stabat, Senin 10 Pebruari 2020.

Demikian Kabid PPTK Disnaker Langkat Fahmi, SSTP ketika didampingi sejumlah stafnya, menjawab pertanyaan Intainews.com di sela sela seleksi para CTKI, Senin pagi (10/02/2020).

Menurut Fahmi, 130 peserta CTKI tersebut, merupakan program Antar Kerja Antar Daerah atau disebut AKAD. Dengan catatan para CTKI dimaksud akan menjalani seleksi selama 2 hari berturut-turut mulai hari ini Senin sampai Selasa .

Selanjutnya Fahmi mengatakan untuk hari ini Senin (10/02) 130 peserta yang terdiri kaum perempuan yang berusia 18-22 tahun, menjalani seleksi bidang physikologi.

Untuk selanjutnya, Selasa (11/02), sejumlah CTKI akan dilakukan seleksi wawancara, tuturnya.

Menanggapi pertanyaan Intainews.com, Fahmi, SSTP, 130 CTKI yang direkrut dari tamatan SMK jurusan Teknik dan SMA jurusan IPA.

Fahmi juga mengatakan, PT Universal Karya Mandiri (Persero), merupakan sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang bergerak di bidang industri manufactur elektronik,” Perusahaan meminta kepada Disnaker Langkat untuk merekrut para CTKI, usia 18-22 tahun, tinggi badan minimal 1,55 cm Kemudian CTKI berbadan sehat, tidak buta warna dan sanggup kerja berdiri,” ujarnya.

Bagi yang lulus seleksi physikologi maupun wawancara, para CTKI akan dipekerjakan sebagai operator di perusahaan terkait, sistim kontrak selama 2 tahun atau 24 bulan. Dengan ketentuan Upah Minimal Kabupaten (UMK) senilai Rp 4.130,279.

Bagi CTKI dipekerjakan di Perusahaan tersebut, di tempatkan di Mes (Dormitory) dan sebagai tanggungjawab Perusahaan terhadap CTKI masing-masing akan mendapatkan kartu jaminan sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), tuturnya.

Menyinggung beban pembiayaan terhadap CTKI, baik sa’at mengikuti seleksi di Kantor Dinas Tenaga Kerja Langkat. Atau ketika CTKI diberangkatkan dari Langkat menuju Batam,maupun sepulangnya CTKI setelah selesai menjalani kontrak, kata Fahmi, CTKI bebas dari segala pungutan, karena sudah menjadi tanggungan pihak perusahaan pengguna jasa, dalam hal ini PT Universal Karya Mandiri (Persero) tutup Fahmi.Inc-HSy