Walikota H Hefriansyah Noor di dampingi Wakil Togar Sitorus saat memotong pita, tanda peresmian Pasar Balairung Rajawali.Inc/Ist.

Siantar-Intainews.com : Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Pematangsiantar harus mampu mengelola, mengatur, dan menata secara jelas Pasar Rakyat Balairung Rajawali, termasuk hak-
hak dan kewajiban para pedagang.

Selain itu, harus benar-benar diinventarisir siapa saja yang bisa menggunakan 180 kios yang tersedia. Jangan sampai terjadi manipulasi dalam penggunaan kios.

Penegasan itu disampaikan Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM di acara Peresmian Operasional Pasar Rakyat Balairung Rajawali, di Jalan Patuan Nagari, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu, 1 Pebruari 2020.

Peresmian pasar rakyat tersebut ditandai pengguntingan pita sekaligus penandatanganan prasasti oleh Hefriansyah didampingi Wakil Walikota Togar Sitorus SE MM, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang disaksikan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMN, BUMD, Camat Siantar Utara, dan para lurah se-Kecamatan Siantar Utara.

Diterangkan Hefriansyah, gedung Pasar Rakyat Balairung Rajawali sudah cukup lama selesai.

Hefriansyah menambahkan, Pasar Rakyat Balairung Rajawali sebenarnya memiliki potensi yang cukup besar. Karena itu, dengan mulai dioperasikannya pasar tersebut, maka langkah selanjutnya adalah untuk lebih menghidupkan aktivitas pasar di masa datang.

Ia mengharapkan, dengan beroperasionalnya Pasar Rakyat Balairung Rajawali, dapat menjadikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Sehingga diharapkan ke depannya masyarakat, terutama para pedagang di Kota Pematangsiantar dapat lebih mandiri.

Di akhir sambutannya, Hefriansyah menekankan kepada Direktur Utama (Dirut) PD PHJ, Bambang Wahono Kencono agar dengan menejemen yang baik mengelola, mengatur, dan menata secara jelas pasar tersebut. Seperti hak-hak dan kewajiban para pedagang.

“Tolong inventarisir betul siapa-siapa yang mendapat menggunakan 180 kios tersebut. Saya tidak mau terjadi manipulasi,” Jangan berkecil hati jika nantinya ada yang dapat kios namun tidak prosedural, akan tereliminasi saya mohon maaf, saya tidak mau kios ini nantinya tidak tepat sasaran, ” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Jadimpan Pasaribu menyampaikan, dengan beroperasinya pasar ini diharapkan pertumbuhan ekonomi di Pasar Rakyat Balairung Rajawali bisa berjalan dengan baik.

Sedangkan Dirut PD PHJ Pematangsiantar Bambang Kencono Wahono menyampaikan, ada 180 unit kios di Pasar Rakyat Balairung Rajawali. Pasar tersebut diperuntukkan untuk dagangan barang-barang kering.Inc-red01.