Medan-Intainews.com | Pemerintah Kota Medan menggelar Pekan Lingkungan Hidup tahun 2019, Kamis (12/12). Perhelatan yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang mengangkat tema Biru Langitku Hijau Bumiku ini berlangsung meriah, sebab diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya Pameran, Talkshow, Fashion Show Bahan Daur Ulang, mewarnai dan Penampilan Teater serta hiburan.

Dalam Pekan Lingkungan Hidup tahun 2019 yang digelar di halaman Yayasan Perguruan Islam Al Azhar, Jalan Pintu Air ini dihadiri Plt Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, MSi Pembina Yayasan Perguruan Islam Al Azhar, Mahyuzar Nasution, Unsur Forkompinda, Pemerhati Lingkungan dan Pimpinan OPD serta Camat.

Dikatakan Plt Wali Kota Medan, bahwa berbagai masalah terkait permasalahan alam dan lingkungan Hidup saat ini menjadi kendala yang kita hadapi. Ilmu pengetahuan dalam mengatasi permasalahan tersebut telah kita peroleh akan tetapi sulit bagi kita untuk menerapkannya. Oleh karena itu, perilaku dan karakter harus dibentuk agar dapat mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

“Perilaku diri kita merupakan tantangan yang utama dalam menghadapi permasalahan lingkungan termasuk perubahan iklim. Artinya Karakter diri seseorang untuk hidup bersih saat ini sangat dibutuhkan. Untuk itu mulai sejak dini kita terapkan karakter tersebut untuk kelangsungan hidup kedepannya yang lebih baik lagi”, kata Plt Wali Kota Medan.

Dijelaskan Akhyar, saat ini Kota Medan membutuhkan karakter hidup bersih. Dalam pembentukan karakter pada masyarakat Pemko Medan telah menggelar pertemuan dengan Kepala Sekolah SD dan SMP untuk membentuk karakter anak agar mereka dapat bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya.

“Karakter Lisa (Liat Sampah Ambil) harus dapat diterapkan pada siswa sejak dini karena anak-anak dapat dibentuk karakternya sehingga mereka akan menjadi contoh bagi kita yang sudah dewasa. Hal yang perlu kita ingat bahwa Anak-anak masih membutuhkan lingkungan hidup untuk itu mari kita selamatkan lingkungan untuk masa depan mereka”, jelas Akhyar.

Kemudian Akhyar menilai karakter merupakan Pondasi, artinya jika pondasi sudah dibangun maka menerapkan budaya bersih akan mudah. Untuk itu mari kita Terapkan Bersih itu karakter diriku. Jika sudah diterapkan maka mewujudkan Medan bersih indah dan rapi akan sangat mudah.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Armansyah Lubis dalam laporannya menjelaskan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup secara Nasional dilaksanakan pada bulan Juni setiap tahun. Untuk tingkat Kota Medan Peringatan ini baru dapat dilaksanakan dengan Konsep Pekan Lingkungan Hidup yang mengangkat tema Biru Langitku Hijau Bumiku.

“Pekan Lingkungan Hidup 2019 dengan sasaran Perubahan Perilaku guna terbentuknya karakter budaya bersih ini sekaligus menstimulasi masyarakat khususnya para pelajar terhadap perubahan prilaku guna terbentuknya karakter Budaya Bersih. Pemerintah Kota Medan juga telah melakukan edukasi melalui gerakan Pembatasan potensi timbunan sampah terutama sampah plastik yang tujuannya agar kota Medan lebih bersih, indah dan rapi”, katanya.

Dijelaskan Kadis Lingkungan Hidup, Kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Medan tahun 2019 diikuti 500 peserta yang terdiri dari para sekolah Adiwiyata, Pemerhati Lingkungan, Pelaku usaha. Selain itu diisi berbagai kegiatan diantaranya Pameran, Talkshow, Fashion Show Bahan Daur Ulang, mewarnai dan Penampilan Teater serta hiburan yang menghadirkan Artis Indonesia Idol Junior dan Mak Beti. *inc-kyb