Renward Parapat secara simbolis mengalungkan tanda peserta kepada salah seorang ASN yang mengikuti pelatihan

Medan Intainews.com:Pahami dengan baik apa yang dimaksud manajemen aset yang efektif dan efisien. Pertimbangan apa saja yang harus digunakan dalam pengelolaan aset seperti perencanaan kebutuhan.

Juga penganggaran, penyimpanan, penatausahaan, pemanfaatan sampai dengan pemindahtanganan dan tuntutan ganti rugi agar aset daerah mampu memberikan kontribusi optimal bagi Pemerintah Daerah.

Hal itu dikatakan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution pada pembukaan pelatihan Penatausahaan Aset / barang daerah , yang diwakili Asisten Administrasi Umum Renward Parapat di Grand Kanaya Hotel, Medan. Senin 11 November 2019.

Kegiatan digelar Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia [BKDPSDM] Kota Medan, diikuti 60 Aparatur Sipil Negara [ASN] Pemko Medan.

Pelatihan berlangsung tanggal 11 hingga 15 November 2019. Aset daerah, lanjut Renward Parapat, merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan pelayanan publik sehingga harus dikelolah dengan baik, efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

“Artinya desentralisasi pengelolaan aset daerah dilaksanakan hingga ke level satuan kerja, jika sebelumnya aset daerah tersentralisasi di bagian aset/perlengkapan, maka saat ini pengelolaan aset tersebut desentralisasi ke masing-masing OPD,” tukas Renward Parapat.

Sebelumnya Kabid PSDM Adrian Saleh SE dalam laporanya menyebutkan, pelatihan secara umum bertujuan agar dalam pengelolaan barang daerah memberikan kontribusi yang optimal bagi Pemerintah Daerah. *Inc-03