Mesin Industri yang menggunakan listrik. Foto Istimewa

“Kalau tiba-tiba tersedia tambahan daya 4.800 MW, ini sama saja menyediakan pasokan listrik untuk pulau Sumatera hampir 100%,…”

Medan-Intainews.com:Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] Edy Rahmayadi belum lama ini menanda tangani [meneken] kesepakatan kerjasama pembangunan infrastruktur listrik sebesar 4.800 MW.

Gagasan ini tentunya sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Sumatera Utara bahkan di pulau Sumatera. Tetapi kapasitas daya listrik di Sumatera Bagian Utara itu sudah mencapai 2.200 MW.

Artinya surplus atau cadangan daya 200 hingga 500 MW. Dengan ketersediaan energi listrik yang memadai, tentunya ada pemborosan. Karena posisi surplus 200 hingga 500 MW tidak terpakai. “Kalau ada pembangunan listrik sebesar 4.800 MW. Maka akan ada pemborosan yang lebih besar lagi,” kata pengamat ekonomi Gunawan Benyamin kepada Intainews.com di Medan, Jumat 8 November 2019.

Hal itu disebutkannya terkait seputar ketersediaan infrastruktur kelistrikan untuk menarik investasi di daerah ini. Pemda diharapkan dapat melakukan pemanfaatan energi listrik secara optimal.Targetnya antara lain pengembangan industri yang menyerap tenaga listrik, atau meningkatkan elektrifikasi listrik bagi masyarakat.

“Paling penting diupayakan menggenjot investasi di wilayah ini. Kalau menambah daya listrik tetapi suplai daya kurang, justru yang terjadi pemborosan,” kata dia.

Ketersediaan listrik di pulau Sumatera saat ini mencapai 5000 MW, dengan posisinya juga surplus. Jika ada penambahan pasokan listrik sebesar 4800 MW, pertanyaannya mau dikemanakan kelebihannya?. Ru musnya, kebutuhan listrik 1.5% di tambah pertumbuhan ekonomi.Ini hitung hitungan kasar.

“Artinya jika pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5%. Maka pertumbuhan ketersediaan listrik 6.5% per tahun. Itupun belum tentu 100% akurat peningkatan kebutuhan angkanya sebesar itu. Jadi kalau tiba-tiba tersedia tambahan daya 4.800 MW, ini sama saja menyediakan pasokan listrik untuk pulau Sumatera hampir 100%,” tambah Benyamin.*Inc-bay