Medan-Intainews.com:Koordinator aksi demo di depan kantor Walikota Medan Senin, 9 September 2019 [foto], Horas Hugo Gultom menyebutkan, “Kalau aspirasi kami ini tidak ditindaklanjuti, maka akan melanjutkan aksi ini ke Presiden. Ada 3.000 lebih pekerja TKBM Belawan dan 1.000 lebih pekerja sudah di atas 55 tahun.”

Hal itu diungkapkan Hugo Gultom saat bersama puluhan masa usia 55 tahun yang tergabung dalam Primkop Tenaga Kerja Bongkar Muat [TKBM] Pelabuhan Belawan mendatangi Walikota Medan, karena diberhetikan secara tiba-tiba oleh koperasi TKBM .

“Kami akan menyampaikan persoalan kami ini ke Pak Presiden. Kami yakin, pak Jokowi pasti mau mendengar apa yang menjadi peersoalan kami. Karena pak Jokowi pernah berpesan jangan pernah mempermaikan nasib orang kecil,” ucapnya.

Menurut mereka, puluhan masa usia 55 tahun yang tergabung dalam Primkop TKBM, tetap menuntut hak-haknya dan minta kejelasan soal diberhetikan secara tiba-tiba setelah berusia 55 tahun. Dengan alasan tidak bisa lagi bekerja, sudah tua.

“Kalau pun diberhentikan kami minta hak-hak kami dipenuhi, kasih pesangon. Selesaikan perumahan yang kami cicil dari setiap kali ada bongkar muat,” jelas Rusmiadi salah satu pekerja TKBM yang ikut aksi unjukrasa tersebut.

Lanjutnya, “Primkop TKBM sama sekali tidak menghargai kami yang sudah bekerja puluhan tahun. Sampah saja diletakan pada tempatnya, mengapa kami yang sudah puluhan tahun bekerja tidak dipandang jasa-jasa kami,” tegasnya. *Inc-03