Pengaspalan Jalan Beruang di Kisaran Barat

Kisaran-Intainews.com:Pengaspalan Jalan Beruang lebih kurang 400 Meter, di Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menimbulkan pertanyaan warga, mengapa tidak ada plank proyek, sehingga tidak diketahui siapa yang bertanggungjawab terhadap proyek tersebut, berapa nilainya, darimana sumber dananya.

Akibat tidak ada plank informasi di kalangan masyarakat menjadi simpang siur. Ada sebagian warga mengatakan jalan itu merupakan proyeknya anggota dewan. Namun salah seorang anggota dewan yang dihubungi membantah.

“Itu bukan punya saya. Memang saya yang mengusulkan supaya jalan tersebut diaspal,” ungkap Nanang kepada Intainews.com, Senin melalui melalui hand phone miliknya 08230000XXXX, Senin 2 September 2019.

Terkait tidak adanya plank, menurut Nanang plank proyek pengaspalan Jalan Beruang hilang dibuat anak-anak. “Semalam planknya masih ada karena semalam sudah kami foto, mungkin diambil anak-anak. Nanti aku saya suruh ganti plank proyek yang hilang sama anggota supaya plank proyeknya ada,” katanya.

Dia menjelaskan, “Selama saya anggota DPRD Kabupaten Asahan, Kelurahan Sei Renggas prioritas nomor satu, tidak ada voucher proyek buat anggota DPRD, tapi masyarakat yang mengusulkan makanya proyek itu saya usulkan,” ujar Nanang.

Sementara itu Sekretaris PU Kabupaten Asahan, Fahmi ketika disebutkan masyarakat bertanya siapa pemilik proyek Jalan Beruang, karena tidak adanya plank. Dia [Fahmi] mengaku segera merintahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen [PPK] nya supaya memasang plank proyek.

“Karena sebelum pekerjaan dimulai harus sudah dipasang planknya,” katanya. Selanjutnya dia akan mengecek apakah proyek Jalan Beruang itu punya PU atau bukan. *Inc-10