Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat memberi keterangan taerkai TKI Sumut yang terlantar di Malysia

Gubernur Sumut Edy perintahkan Sekdaprovsu, Kadis Kesehatan dan Kepala Biro Hukum ke Penang.

Medan-Intainews.com:Sebelumnya dikabarkan oleh media massa, Meimeris TKI asal Sumut, terlantar di Penang, Malaysia. Sempat bekerja 3 tahun di satu sekolah di Bukit Martajam, Penang, tanpa diberi gaji dan ketika jatuh sakit ditinggalkan majikannya di halaman depan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia [KJRI] di Penang.

Kemudian dia ditemukan anggota NGO Perkumpulan Persatuan Masyarakat Indonesia di Malaysia [Permai] dan membawanya ke hospital Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang.

Mendengar kabar mirisnya nasib Tenaga Kerja Indonesia [TKI] asal Sumatera Utara [Sumut] itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi langsung memerintahkan Sekretaris Daerah Provinsi [Sekdaprovsu] Sabrina, Kepala Dinas Kesehatan Alwi Mujahit Hasibuan, dan Kepala Biro Hukum Andy Faisal berangkat ke Malaysia.

Sebagaimana diperintahkan Edy Rahmayadi, Minggu 25 Agustus 2019 Sabrina dan rombongan sudah tiba di Penang. Ketiganya segera mengurus dan melakukan tindakan penanganan TKI bernama Meimeris Tumanggor [37], yang dikabarkan sakit dan sedang dirawat di Rumah Sakit Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang.

Meimeris kelahiran Tumba Jae Kabupaten Tapanuli Tengah [Tapteng], dengan alamat di paspor Pematangsiantar. “Saya sangat prihatin. Saya sudah perintahkan Sekda, Kadis Kesehatan dan Kabiro Hukum, guna melakukan segala hal yang dibutuhkan untuk menangani itu dengan segera,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi. *Inc-03