Akhyar saat menyampaikan nota jawaban: Air suda....

Medan-Intainews.com:Selain menjawab Fraksi PDI Perjuangan, F-PAN dan F-PKS, Wakil Walikota Akhyar Nasution, mewakili Walikota juga menjawab pertanyaan 5 fraksi lainnya dari F-Golkar, F-Gerindra, F-Demokrat, F-PPP dan F-Hanura. Sidang Paripurna Tanggapan Kepala Daerah Terhadap Pemandangan Umun Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan, Kamis 22 Agustus 2019.

Pemko Medan telah melakukan sejumlah langkah guna mengatasi permasalahan sanitasi dan air bersih di Kota Medan. Salah satunya dengan pembangunan sistem penyediaan air minum [SPAM] regional Medan Binjai Deliserdang [Mebidang] melibatkan pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Sumut, Pemko Medan, Pemko Binjai dan Pemkab Deliserdang.

Diharapkan pada tahun 2021, sudah ada tambahan air untuk Kota Medan. Selain itu PDAM Tirtanadi Sumut juga akan mengembangkan pengelola air bersih yang ada sehingga akan menambah debit air bersih di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Demikian Nota Jawaban Akhyar, Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Boydo HK Panjaitan pada Sidang Paripurna Tanggapan/Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pemandangan Umun Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan, atas Ranperda Kota Medan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [R-APBD] Kota Medan Tahun Anggaran 2020 di Gedung DPRD Medan.

Selain masalah air bersih yang di Kota Medan, papar Wakil Walikota, Pemko Medan telah meningkatkan koordinasi dengan pihak Polrestabes Medan dalam menciptakan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat melalui peningkatan kuatitas pemantauan dan penindakan terhadap pelaku kriminalitas.

Menjawab pertanyaan Fraksi PAN yang disampaikan Kuat Surbakti terkait persoalan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial [PMKS] agar lebih serius ditangani, Wakil Wali kota Akhyar menuturkan, Pemko Medan akan terus melakukan penertiban rutin yang dilakukan oleh petugas Dinas Sosial Kota Medan bersama Tim Unit Reaksi Cepat [URC] serta melibatkan Satpol PP dan aparat kepolisian.

Kemudian usulan mengenai pemeliharaan situs bersejarah dan cagar budaya yang ada di Kota Medan untuk lebih ditingkatkan dan dikelola dengan baik, Akhyar menerangkan, Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan Kota Medan sudah membentuk Tim Ahli Cagar Budaya Kota Medan yang tugasnya antara lain, merekomendasikan objek pendaftaran benda cagar budaya atau situs cagar budaya.

Di kesempatan itu Wakil Walikota juga menjawab pertanyaan H Rajuddin Sagala dari Fraksi PKS terkait upaya penuntasan masalah sampah di Kota Medan.

Dijelaskan Akhyar, Pemko Medan akan terus menerus melakukan perbaikan. Di samping itu Pemko Medan juga telah mengeluarkan Perwal No.26/2019 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Kota Medan Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. *Inc-03