Medan-Intainews.com:“Kita ingin memastikan apakah Pemrov Sumut dan Pemko Medan, sudah mengimplementasikan pemajuan kebudayan, sesuai UU No 3 Tahun 2017 tentang Sistem Pembukuan dan UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.”

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr Leni Marlinawati saat melakukan kunjungan kerja [Kunker] ke Balai Kota Medan, Jumat 26 Juli 2019. “Kita ingin memastikan apakah kedua UU tersebut sudah disosialisasikan dan diimplementasi,” tambah Reni.

Selain itu sejumlah 12 anggota Komisi X DPR RI melakukan Kunker untuk fungsi pengawasan guna mendapatkan kejelasan serta keluhan langsung berbasis kabupaten/kota. Ingin mengetahui pengolahan kebudayaan dan pelestarian cagar budaya Kota Medan.

Terutama, ungkap Reni, khususnya dalam konteks pengembangan budaya lokal. Kunker diterima Wakil Walikota Akhyar Nasution mewakili Walikota Medan. Menurut Dr Leni Marlinawati, reses dilakukan juga untuk mendapatkan informasi yang mendalam mengenai Pelaksanaan Kurikulum 2013 Tahun 2018.

Kemudian ingin mengetahui mengenai Pendaftaran Peserta Didik Baru [PPDB], Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri [SBMPTN] 2019 dan peralihan dana pendidikan.

Pada kesempatan itu Akhyar Nasution mengatakan, Reses yang dilakukan Komisi X DPR RI diharapkan bisa mendiskusikan mengenai sejumlah permasalahan, terutama menyangkut bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata di Kota Medan.

Terkait target pemerintah pusat agar kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta pertahunnya, ungkap Akhyar, Pemko Medan mendukung penuh. Apalagi kota Medan kaya akan seni dan budaya, aneka kuliner serta bangunan heritage. *Inc-03