PK5 melakukan perlawanan saat dagangannya ditertibkan dan diacak-acak petugas. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Siapapun pedagang kakalima [PK5] tidak ingin lapaknya digusur, apalagi barang dagangan diambil paksa oleh petugas penertiban. Suara tangis ibu-ibu pedagang dan tarik menarik dengan Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] yang mengambili barang dangan PK5 diunggah ke dalam truk, merupakan awal cerita sedih.

Informasi dihimpun Intainews.com hingga Sabtu 13 Juli 2019, tarik menarik itu terjadi di Medan Selayang, ketika petugas menertibkan PKL yang berjualan di atas parit dan bahu jalan di Jalan Ngumban Surbakti, Medan. Penertiban itu diwarnai kericuhan. Sejumlah pedagang kalah jumlah dengan Satpol PP, yang akhirnya pasrah kios dan barang dagangannya diangkut ke kantor Satpol PP.

Satpol PP Kota Medan dan Trantib Medan Selayang melakukan penertiban ini sesuai aturan Walikota Medan tentang larangan berjualan di bahu jalan dan di atas parit. Sementara akibat barang dagangan dihamburkan dan diangkut truk. “Mati aku, matilah anak-anakku. Modalku habis, entah sampai kapan bisa berjualan lagi,…” kata pedagang Boru Siahaan.

Petugas Satpol PP bagaikan tidak mendengar keluhan dan tangisan PK5, tetap melakukan penertiban. Foto Istimewa

Barang yang disita oleh petugas Satpol PP di antaranya helm, velg mobil, keranjang buah, papan spanduk dan lainnya. Meskipun sudah berulang kali diingatkan, para pedagang tetap berjualan meskipun sudah ditertibkan.Tidak hanya menertibkan PK5, petugas juga membongkar bangunan warung yang melewati batas dan melakukan pelanggaran.

Selain itu petugas juga menertibkan pedagang buah yang menggunakan mobil pick-up yang parkir di pinggir jalan yang tidak jarang menyebabkan kemacetan. Bachtiar Damanik, Kasi Trantib Medan Selayang mengatakan, barang-barang yang disita dibawa ke markas Satpol PP Kota Medan.

Petugas Kecamatan Medan Selayang juga akan rutin melakukan penertiban terhadap PKL ini agar menciptakan kenyamanan bagi masyarakat Kota Medan. Sebelumnya Satpol PP juga menertibkan PK5 di sekitar Pasar Kampung Lalang, yang dianggap mengakibatkan kemacetan jalan. Sama, setiap ada penertiban selalu ada tangis, teriakan dan tarik menarik antara Satpol PP dengan PK5. *Inc-04