Personal Satpol PP mengakuti barang=barang PK5

Medan-Intainews.com:Melanjutkan instruksi Walikota Medan Dzulimi Eldin, penerbitan pedagang kaki lima [PK5], Selasa 18 Juni 2019. Kepala Satpol PP, Sofyan mengerahkan sekitar 200 personal Satpol PP menertibkan PK5 di 4 lokasi di Kota Medan.

Keempat lokasi yang ditertibkan, Pasar Sukaramai Jalan AR Hakim, Pasar Simpang Limun Jalan Sisingamangaraja, Pasar Petisah Jalan Nibung Utama serta depan Carrefour Jalan Gatot Subroto Medan.

Umumnya para PK5 yang ditertibkan itu menggelar dagangan di atas parit maupun bahu jalan. Selain lapak, meja dan tenda, petugas Satpol PP mengangkut barang dagangan milik PK5.

Penertiban PK5 Berulangkali dilakukan, namun tetap saja PK5 berdagang di tempat terlarang

“Melalui penertiban ini, kita ingin memberikan rasa tenang dan nyaman bagi masyarakat. Sebab, masyarakat sangat mengeluhkan keberadaan PK5 karena memicu terjadinya kemacetan serta membuat kawasan tempat tinggal mereka semrawut dan jorok,” kata Sofyan.

Usai ‘meratakan’ lapak milik PK5 di Pasar Simpang Limun, Sofyan melanjutkan penertiban PK5 yang berada di seputaran Pasar Petisah. Penyebabnya, PK5 kembali berjualan di lokasi yang tidak diperkenankan karena sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. *Inc-03