Medan-Intainews.com:Begitu minggu tenang diberlakukan, di banyak titik masih diramaikan alat praga kampanye (APK). Minggu 14 April 2019, barulah dilakukan persihan APK sejak dini hari. Satu persatu APK yang terpasang di 21 kecamatan dan 151 kelurahan di ibukota Provinsi Sumatera Utara pun diturunkan (foto).

Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan Musaddad Nasution yang mewakilia Walikota Medan hadir bersama Ketua Bawaslu Sumut Safrida, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Kaban Kesbangpol Sulaiman, Kadishub Iswar Lubis, Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap, serta Camat Medan Barat Rudi Faisal Lubis, Camat Medan Petisah Agha Novrian.

Dijelaskan Musaddad, kegiatan pembersihan APK berdasarkan surat permohonan dari Bawaslu Kota Medan kepada Pemko Medan. Walikota merespon dan memberikan dukungan tenaga dan peralatan untuk pembersihan APK.

Menurut Ketua Banwaslu Kota Medan Payung Harahap, sebelum masa tenang tiba, pihaknya juga telah menyurati seluruh parpol peserta Pemilu 2019 agar menurunkan atribut APK begitu berakhirnya masa kampanye.

Bagi parpol, tuturnya, yang tidak menurunkan atribut APK hingga Minggu 14 April 2019 pukul 00.00 WIB, maka Banwaslu Kota Medan bersama tim gabungan melakukan penertiban.

Dikatakan Payung, APK yang terpasang sesuai aturan KPU di Kota Medan 4.261 spanduk, 713 balihpo dan 2.361 umbul-umbul. Selain APK, ribuan bahan kampanye lainnya yang dipasang dipohon-pohon seperti stiker, flayer dan banner partai, caleg maupun paslon calon presiden dan wakil presiden juga ikut ditertibkan. “Kita targetkan mulai tengah malam sampai jelang pagi 90 persen APK di Kota Medan sudah diturunkan,” jelas Payung. *Inc-09