Kondisi TPT Jembatan Satu Siantar yang roboh

Siantar-Intainews.com:Tembok Penahan Tanah (TPT) jembatan Satu Siantar Baypass, Kecamatan Siantar Martoba, roboh dan tanah runtuh diduga akibat pelaksana proyek tidak patuh pada spesifekasi yang diatur dalam kontrak. Hal itu dikatakan salah seorang pemerhati pembangunan Sumatera Utara, Hardiansyah Gunawan, ST, Kamis 28 Februari 2019.

Robohnya TPT jembatan Satu Siantar Baypass, jelas Hrdiansyah, selain kontur tanah masih labil, pemadatan tanah timbunan di seputar jembatan diduga tidak memenuhi standar, sehingga tanah yang ditimbun tidak mampu menahan berat beban TPT yang terpasang.

Informasi diterima Intainews.com, kontrak kerja berakhir 8 Desember 2018. Untuk itu, kata Hardiansyah, Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembanguna Daerah (TP4D) Kota Siantar bisa memanggil kontraktor yang mengerjakan Jembantan tersebut, untuk mengetahui sebab robohnya TPT itu.

Terkait kejadian ini, Kadis PU Kota Siantar, Jhonson Tambunan dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya nomor 081375372XXX, menyebutkan dirinya sudah dipanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun dia tidak menjelaskan terkait apa dipanggil BPK. *Inc-01