Medan-Intainews.com:Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menerima kunjungan Seulki Lee, seorang wartawan surat kabar dari Kota Gwangju, Korea Selatan di Balai Kota Medan (foto), Jumat 1 Januari 2019. Selain bersilaturahmi, kunjungan itu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan sister city (kota kembar) antara Kota Medan dengan Kota Gwangju sejak penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) yang dilakukan tahun 1997.

Dalam pertemuan dengan Akhyar, Seulki Lee menanyakan bagaimana hubungan Medan dengan Kota Gwangju bisa terjalin dengan baik. Wakil Walikota menjelaskan, hubungan terjalin sejak tahun 1997 dibuktikan dalam bentuk diabadikannya nama Kota Gwangju sebagai nama salah satu jalan di Kota Medan tahun 2002.

Kemudian Wakil Walikota Akhyar memaparkan hubungan baik tersebut bermula dari seringnya pertukaran pelajar antara Kota Medan dan Kota Gwangju. Selain itu, latar belakang jalinan kerjasama di bidang ekonomi antar kedua kota.

kedua pihak memutuskan nama Kota Gwangju dibuat di pusat bisnis kala itu yakni kawasan Kesawan. Khusus pertukaran pelajar, Akhyar mengatakan sudah dilakukan sejak tahun 1999. Setiap tahunnya para pelajar dari Kota Gwangju datang ke Medan dijamu di rumah dinas Walikota Medan.

Kota Gwangju sebagaimana diungkapkan Seulki Lee tentang sistem penanganan sampah. Menurut Seulki Lee Kota Gwangju juga memiliki masalah yang sama terkait penanganan sampah, terutama menangani sampah plastik.

“Saya merasa permasalahan sampah bukan hanya menjadi problem Kota Medan saja. Di kota Gwangju, pemerintah juga dihadapkan dengan permasalahan yang sama. Sebagai seorang jurnalis, saya melihatnya ini sudah menjadi permasalahan seluruh kota baik di dalam maupun di luar negeri,” papar Seulki Lee.

Wakil Walikota kemudian mengungkap, Pemko Medan berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karenanya dibutuhkan peralatan medis yang canggih sehingga warga Kota Medan dapat mempercayakan pengobatannya di seluruh rumah sakit di Kota Medan.
Semua hasil wawancara Seulki Lee akan dimuat di surat kabar regional terkemuka di Korea Selatan bernama Moodeung Iibo dalam memperingati hari jadi ke-30 surat kabar tersebut. Melalui pemberitaan yang terbit dua minggu ke depan, Seulki Lee berharap berdampak dengan semakin banyak warga dari Korea Selatan dan kota Gwangju datang berkunjung ke Kota Medan. *Inc-03