Medan-Intainews.com:Walikota Medan T Dzulmi Eldin (foto) mengatakan di tengah-tengah empat ruas jalan alternatif Simpang Selayang dengan Pasar Induk Lau Cih akan dibangun jalur Light Rail Transit (LRT) sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan Kota Medan.

Untuk itu Walikota minta pembangunan jalan altenatif itu secepatnya diselesaikan. Instrusi itu disebutkan saat bersama Wakil Walikota H Akhyar Nasution meninjau jalan alternatif (tembus) menghubungkan Simpang Selayang dengan Pasar Induk Lau Cih, Kamis 17 Januari 2018.

Saat ini jalan tembus itu baru selesai dibangun satu ruas dengan panjang 630 meter dan lebar 6,5 meter. Sementara direncanakan, menyusul tiga ruas lagi untuk mendukung kelancaran arus kenderaan keluar masuk dari pasar induk modern terbesar di Sumatera Utara.

Dalam peninjauan itu Walikota sempat marah. Sebab, pengerjaannya lambat sehingga jalan alternatif untuk mempersingkat akses menuju Pasar Induk Laucih belum juga dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Walikota yang juga didampingi Kadis Pekerjaan Umum Khairul Syahnan, Kadis Perhubungan Renward Parapat, Kabag Humas Ridho Nasution dan Camat Medan Tuntungan Gelora Kurnia Putra Ginting, langsung mengistruksikan kepada Syahnan segera mempercepat penyelesaian jalan alternatif tersebut.

Jalur LRT yang akan dibangun nanti, sebut Dzulmo Eldin, sepanjang 17,3 kilometer, melintasi Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Williem Iskandar, Jalan M Yamin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandar Muda, Jalan Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Setia Budi, Jalan Jamin Ginting dan terakhir di Pasar Induk Laucih.

Selain LRT, jelas Walikota, Pemko Medan juga akan menghadirkan Bus Rapid Transit (BRT) menghubungkan Terminal Terpadu Amplas dan Terminal Terpadu Pinang Baris guna mendukung upaya mengurai kemacetan di Kota Medan. *Inc-03