Medan-Intainews.com:Walikota Medan T Dzulmi Eldin menyaksikan tele conference bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesi yang berlangsung di Ruang Tele Conference Polda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan (foto), Jumat 11Januari 2019.

Kegiatan ini digelar mengikuti sekaligus menyaksikan nota kesepahaman antara Kepolisian RI dengan Kementrian Sosial (Kemensos) RI dalam pengamanan dan penegakan hukum terkait penyaluran bantuan sosial yang dilaksanakan di Mabes Polri Jakarta.

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan Kapolri Jendral Tito Karnavian dengan Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita disaksikan seluruh gubernur, walikota dan Bupati serta Kepala Dinas Sosial tingkat I dan II seluruh Indonesia melalui sambungan tele conference.

Mensos Agus Gumiwang mengatakan, saat ini anggaran bansos yang dimiliki Kemensos RI sebesar Rp 54,3 Triliun. “Anggaran yang dimiliki Kemensos RI naik 38% dari sebelumnya. Untuk itu sesuai instruksi Presiden RI, melalui beberapa program yang kami miliki,” ujar Agus.

Antara lain, jelas Agus, Program Keluarga Harapan (PKH), Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan program lainnya, Kemensos RI akan menyalurkan bantuan sosial ke masyarakat yang menyandang masalah ekonomi atau masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan secara menyeluruh, merata dan transparan.

Selanjutnya tutur Agus, Kemensos RI dalam penyaluran akan menggandeng Polri dalam mengawasi penyaluran bansos tersebut. “Polri adalah mitra yang tepat untuk membantu Kemensos RI dalam menyalurkan bansos kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam tele confrence, menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polda seluruh Indonesia untuk membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) guna mengawal dan memastikan jalannya proses penyaluran bansos ke seluruh pelosok Indonesia agar berjalan secara aman dan lancar.

Usai tele conference yang dilakukan bersama jajaran Polri dan Kemensos RI, Kapolda Sumut Agus Andrianto didampingi Waka Poldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, masih melalui sambungan tele conference, menyampaikan kepada seluruh Kapolres dan Kapolsek serta Kepala Daerah se-Sumut agar segera membentuk tim atgas pengawasan bansos.
dapat segera direalisasikan.

“Selain Tim Satgas Pengamanan, saya mengimbau kepada seluruh Kadis Sosial tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Sumut segera membentuk Tim Verifikasi Data. Hal ini dimaksudkan agar data penerima bansos dapat terinci secara baik,’’ imbau Kapolda.

Sedangkan Walikota Medan Dzulmi Eldin usai tele confrence mengatakan, sebagai tindaklanjut dari tele confrence, dirinya segera mengimbau OPD terkait di lingkungan Pemko Medan agar mendata secara rinci dan pasti jumlah masyarakat penyandang masalah ekonomi yang ada di Kota Medan. *Inc-03